LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Kementan dan Dinas se-Jawa Perkuat Stabilitas Usaha Peternak Unggas Nasional

Kementerian Pertanian bersama dinas peternakan se-Pulau Jawa berkolaborasi memperkuat data perunggasan nasional demi menjaga stabilitas usaha peternak unggas dan menyeimbangkan harga.

Sabtu, 27 Jun 2026 16:02:04
kementan
Kementerian Pertanian bersama dinas peternakan se-Pulau Jawa berkolaborasi memperkuat data perunggasan nasional demi menjaga stabilitas usaha peternak unggas dan menyeimbangkan harga. (AntaraNews)
Advertisement

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dinas peternakan di seluruh Pulau Jawa secara aktif memperkuat data perunggasan nasional. Langkah strategis ini diambil untuk mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, menjaga stabilitas usaha peternak unggas, serta menyeimbangkan pasokan dan harga unggas di pasar. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan sektor peternakan di Indonesia.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Hary Suhada, mengungkapkan bahwa upaya ini merupakan respons terhadap penurunan harga ayam hidup (livebird) dan telur ayam ras. Kondisi tersebut telah terjadi di tingkat peternak dalam beberapa waktu terakhir, sehingga memerlukan penanganan serius.

Koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah ini telah dilakukan di Kantor Pusat Kementan pada Kamis (25/6). Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi bersama atas persoalan yang dihadapi peternak.

Kolaborasi Pusat dan Daerah Atasi Penurunan Harga Unggas

Penurunan harga ayam hidup dan telur ayam ras di tingkat peternak dipengaruhi oleh kondisi pasokan yang lebih tinggi dibandingkan kemampuan serap pasar. Akibatnya, harga di sejumlah wilayah berada di bawah biaya pokok produksi peternak, menyebabkan kerugian.

Advertisement

Hary Suhada menegaskan bahwa kondisi ini memerlukan penanganan bersama antara pemerintah pusat dan daerah agar berbagai kebijakan dapat berjalan efektif. Kementan telah mengundang seluruh dinas yang membidangi peternakan di Pulau Jawa untuk berdiskusi dan mencari solusi.

Persoalan kompleks ini tidak dapat diselesaikan sendiri oleh pemerintah pusat. Dibutuhkan kolaborasi, koordinasi, dan rasa tanggung jawab bersama antara pusat dan daerah agar kondisi peternak dapat segera membaik dan stabil.

Advertisement

Strategi Kementan Jaga Stabilitas Rantai Usaha Perunggasan

Pemerintah telah melakukan berbagai langkah konkret untuk membantu peternak dan menjaga stabilitas usaha perunggasan. Salah satunya adalah mendorong penyerapan ayam hidup dan telur dari peternak untuk mengurangi kelebihan pasokan.

Selain itu, Kementan juga melakukan pengendalian produksi bibit ayam atau day old chick (DOC) final stock (FS) broiler. Imbauan untuk melakukan afkir ayam ras petelur yang telah memasuki umur lebih dari 90 minggu juga gencar disosialisasikan.

Berbagai penyesuaian kebijakan terus dilakukan guna menciptakan rantai usaha perunggasan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan keseimbangan antara penawaran dan permintaan di pasar.

Pentingnya Data Akurat dan Peran Pemerintah Daerah

Kementan menyoroti pentingnya ketersediaan data perunggasan yang akurat dan terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah. Data tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang holistik dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Hary Suhada berharap terdapat data yang sinkron antara pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu, Kementan membutuhkan keterlibatan aktif dinas-dinas terkait untuk bersama-sama menyusun mekanisme dan langkah teknis dalam memperoleh data perunggasan yang akurat.

Koordinasi tahap awal difokuskan pada Pulau Jawa karena wilayah tersebut menjadi sentra utama produksi unggas nasional. Sekitar 63 persen pasokan daging ayam dan telur nasional berasal dari Pulau Jawa.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menegakkan regulasi dan tidak mengeluarkan izin usaha baru di sektor perunggasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Indyah Aryani, menilai persoalan peternak saat ini cukup kompleks. Peternak tidak hanya menghadapi penurunan harga jual, tetapi juga kewajiban kredit dan kenaikan biaya produksi.

Pemerintah Daerah Jawa Timur telah berupaya membantu penyerapan hasil produksi peternak, termasuk mengimbau ASN untuk meningkatkan konsumsi telur dan mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap telur.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Xpeng G6 AWD Meluncur di Indonesia: Performa Motor Ganda Makin Buas!
  • Jambi Elok Nian: Gubernur Haris Optimis Jadi Wadah Promosi UMKM dan Pelestarian Budaya
  • Pemkab Jayawijaya Gencarkan Budidaya Kopi Jayawijaya, Dongkrak Ekonomi Warga Papua Pegunungan
  • Jerman Diterjang Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Capai Rekor Baru 41,3 Derajat Celsius
  • Gapki: Pengawasan Ekspor Sawit Perlu Diperkuat dengan Penegakan Hukum
  • data pertanian
  • ekonomi peternak
  • harga ayam
  • kebijakan peternakan
  • kementan
  • konten ai
  • merdekaantara
  • perunggasan nasional
  • peternak unggas
  • pulau jawa
  • stabilitas usaha
  • telur ayam
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.