LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenko Kemaritiman Cari Solusi Pemasaran Garam Tradisional

Garam rakyat identik dengan garam kualitas rendah hingga dihargai murah. Padahal, Indonesia memiliki tradisi pengolahan garam rakyat yang sangat istimewa dengan tradisi pengolahan garam dari laut hingga gunung.

2018-12-08 20:00:00
Swasembada Garam
Advertisement

Garam rakyat identik dengan garam kualitas rendah hingga dihargai murah. Padahal, Indonesia memiliki tradisi pengolahan garam rakyat yang sangat istimewa dengan tradisi pengolahan garam dari laut hingga gunung.

Beberapa di antaranya diketahui garam laut bali-Amed, Kusamba, Tejakula, Pemuteran yang juga dikenal dengan istilah garam artisan, garam gunung (mata air asin) yang diproduksi di Gunung Krayan, Kalimantan Utara.

Tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki garam tradisional jenis garam bledug kuwu sering disebut garam bleng yang berasal dari lumpur vulkanik di Grobogan, Jawa Tengah, hingga garam dari tanaman di Papua.

Advertisement

"Semua diolah secara tradisional, dengan kearifan lokal. Bisa dikatakan ini adalah bagian dari budaya kita. Tradisi yang berlangsung turun-temurun," kata Asisten Deputi Bidang Sumberdaya Mineral dan Energi Non Konvensional Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Amalyos Chan, melalui siaran pers, Jakarta, Sabtu (8/12).

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggandeng beberapa Kementerian/Lembaga untuk meningkatkan nilai jual garam olahan tradisional tersebut melalui rapat koordinasi. Dengan harapan, garam tersebut bisa bersaing dengan garam yang dihasilkan oleh pabrik.

Adapun Kementerian/Lembaga yang digandeng adalah Sekretariat Kabinet, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Advertisement

Selain itu juga digandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi, Pemerintah Daerah, serta pengusaha, investor dan asosiasi garam. Rapat Koordinasi Fasilitasi Perizinan Ekspor Produk Garam Artisan akan dilakukan di Kuta, Bali 6-7 Desember 2018.

Baca juga:
Ini Syarat Agar Indonesia Tak Lagi Impor Garam
Bangun Sentra Produksi, PT Garam Tunggu Rekomendasi Bupati Kupang
Pembebasan lahan tambak garam di NTT masih tunggu izin pemda
Sambangi pabrik garam di Bipolo, Menteri Rini ingin Indonesia swasembada
Menko Luhut ungkap rahasia proyek LRT bisa berhemat Rp 300 miliar
Kurangi impor, PT Garam jajaki kerja sama dengan China
Bupati setuju, PT Garam dan BPPT gunakan 225 ha lahan di Kupang untuk produksi garam

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.