Kemenhub siapkan 488 penerbangan tambahan hadapi libur Natal dan Tahun Baru
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, mengatakan menyiapkan 488 penerbangan tambahan saat musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tambahan menjadi langkah antisipasi tingginya permintaan akan moda transportasi udara di akhir tahun.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, mengatakan menyiapkan 488 penerbangan tambahan saat musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tambahan menjadi langkah antisipasi tingginya permintaan akan moda transportasi udara di akhir tahun.
"Sekarang Kita menghadapi penerbangan tahun baru, tentunya kita semua sudah tahu dengan adanya tahun baru banyak pesawat atau passenger yang ingin berpergian dari satu tempat ke tempat lain," kata Agus, di Jakarta, Kamis (7/12).
Dia mengungkapkan saat ini industri penerbangan tengah diwarnai cuaca buruk. Karenanya, dia akan meningkatkan aspek keselamatan dalam penerbangan pesawat.
Agus memastikan seluruh armada pesawat betul-betul harus dalam kondisi yang fit. Saat ini, pemeriksaan tengah dilakukan untuk mengecek kelaikan pesawat-pesawat tersebut.
"Tentunya pesawat-pesawat yang harus fit. Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (KUPPU) akan menaikan dan menyiapkan 488 pesawat terbang yang semuanya sekarang kesiapan ramp check."
Selain itu, dari segi navigasi yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Pen-erbangan (Perum LPPNPI/ AirNav Indonesia) juga akan ditingkatkan. Sebab, mobilitas lalu lintas penerbangan akan bertambah baik penerbangan domestik maupun penerbangan internasional.
"Nanti diatur spreading maupun pengelompokan supaya tidak terkumpul dalam satu jam peak hour (jam sibuk) tidak melebihi kemampuan. Diatur AirNav kapan pemberangkatan dan sebagainya."
Baca juga:
Rudal Korea Utara bikin maskapai ketar-ketir
Kemenhub ungkap penyebab Lion Air belakangan lebih sering delay
Bahayakan keselamatan penumpang, pilot pemakai narkoba dipastikan dapat sanksi berat
Akibat erupsi Gunung Agung dan cuaca buruk, AP I siagakan bandara 24 jam
Khawatir abu vulkanik Gunung Agung, 57 penerbangan dari Bali batal
Penerbangan kembali normal, ini langkah diambil Garuda Indonesia
300 Penerbangan delay, ini penjelasan Garuda Indonesia