LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenhub Beberkan 5 Masalah di Sektor Transportasi Darat RI

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi membeberkan sederet permasalahan yang terjadi dalam moda angkutan darat saat ini. Dia mencatat, ada lima masalah besar yang tengah melilit sektor transportasi darat Indonesia saat ini.

2020-08-19 14:57:22
kementerian perhubungan
Advertisement

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi membeberkan sederet permasalahan yang terjadi dalam moda angkutan darat saat ini. Dia mencatat, ada lima masalah besar yang tengah melilit sektor transportasi darat Indonesia saat ini.

Pertama, belum efisien dan efektif. Permasalahan ini terutama banyak terjadi di daerah tertinggal, terluar dan terdalam (3T). Akibatnya sejumlah siswa di Kubu Raya, Kalimantan Barat menjadikan motor air sebagai transportasi utama untuk mengakses sekolah yang terpisah aliran sungai Kapuas.

"Fenomena ini juga terjadi di daerah lainnya. Bagaimana transportasi darat yang belum terintegrasi dengan baik ini secara bertahap kita akan perbaiki," jelas dia dalam webinar bertajuk Transportasi untuk Merajut Keberagaman, Rabu (19/8).

Advertisement

Kedua, egois pengemudi yang kerap terjadi di jalan raya. Dicontohkannnya, seperti pelanggaran oleh pengguna transportasi pribadi yang kerap menerobos jalur Transjakarta hingga oknum pengendara sepeda motor besar yang terlibat konflik dengan pengguna kendaraan lainnya.

"Ke depan kita terus upayakan sosialisasi akan pentingnya rasa kebersamaan dalam penggunaan transportasi darat. Sebab perbedaan merupakan sebuah keniscayaan sehingga kita harus tekan ego pribadi," ujarnya.

Ketiga, mengabaikan aspek keselamatan yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Berdasarkan data WHO atau badan kesehatan dunia pada tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat ke delapan di Asia Tenggara dengan tingkat kematian akibat laka lantas mencapai 12,2 persen dari 100.000 populasi.

Advertisement

"Jenis moda angkutan yang kerap mengabaikan keselamatan pengguna, ialah angkot yang kerap melawan arus seperti di Pulogadung. Juga angkot di daerah Citeureup yang mengangkut siswa sampai ke atap kendaraan," ucapnya.

Keempat, angkutan massal yang belum merata, yang mana permasalahan ini kerap terjadi diwilayah kepulauan. Untuk itu Kementerian Perhubungan tengah membangun 12 pelabuhan di provinsi Sumatera Utara.

Terakhir, tingginya penggunaan kendaraan pribadi, yang diakibatkan oleh belum terintegrasinya antar sektor transportasi umum. Maka pihaknya akan berfokus pada penataan transportasi umum terintegrasi, demi meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum di Indonesia.

"Hal ini juga sebagai bagian untuk menekan tingkat kemacetan yang kerap menghambat berbagai aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Juga menekan tingkat laka lantas," tutupnya.

Baca juga:
Pemerintah Upayakan Pemerataan Transportasi di Kota Hingga Daerah Terpencil
Luhut Bantah Pembangunan Infrastruktur Angkutan Darat Hanya Berpusat di Pulau Jawa
Pemerintah Kaji Pengembangan Transportasi Massal Berbasis Kereta di Jabodetabek
Antisipasi Covid-19, Kereta Antar Terminal Bandara Masih Belum Beroperasi
Menhub Budi Minta Operator Angkutan Darat Terapkan Protokol Kesehatan
Menhub Budi Sebut Moda Transportasi Penerbangan Berperan Vital Dorong Ekonomi RI

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.