Kembangkan sayap bisnis, Rusdi Kirana tambah 6.000 agen Lion Parcel
Penambahan agen ini untuk memudahkan layanan pengiriman barang ke masyarakat.
Perusahaan penerbangan Lion Grup terus mengembangkan sayap bisnisnya. Kali ini di bidang jasa pengiriman paket dan dokumen yakni Lion Parcel.
Lion Parcel ini sebenarnya sudah dibentuk sejak 2014 silam. Saat ini, perusahaan menargetkan dapat menjaring 6.000 agen penjualan baru. CEO Lion Grup, Rusdi Kirana mengatakan, penambahan agen ini untuk memudahkan layanan pengiriman barang ke masyarakat.
"Ini berlaku untuk dokumen maupun paket atau parcel," ujarnya saat peresmian kantor pusat Lion Parcel, Jakarta, Selasa (9/8).
Menurut dia, layanan Lion Parcel menggunakan sistem door to door delivery melalui pesawat udara. Pelayanan Lion Parcel reguler untuk masa pengiriman 2-3 hari sampai tujuan.
"Kami melakukan pengiriman paket dengan menggunakan maskapai Lion Grup seperti Lion Air, Wings Air dan Batik Air," jelas Rusdi.
Lion Parcel akan menggunakan jaringan Lion Air Grup yang telah mengoperasikan kurang lebih 238 pesawat.
Layanan gerai pengiriman Lion Parcel di daerah bisa dilihat melalui website www.lionparcel.com. Bila di daerah penumpang tak memiliki agen, Lion Parcel telah bekerja sama dengan jaringan minimarket Alfamart dan Alfamidi di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Baca juga:
Kata Bos Lion Air soal ketepatan waktu meningkat meski kerap delay
Bos Lion Air soal delay parah: Kami mohon maaf ke pak menhub
Bos Lion Air: Sanksi tak boleh tambah rute sudah terlalu berat
Bos Lion Air tak ambil pusing soal tudingan manipulasi data
Kemenhub lakukan evaluasi sebelum jatuhkan sanksi delay Lion Air
SP-APLG tuding Lion Air manipulasi data penghasilan pilot
Buntut delay, serikat pilot siap bongkar borok Lion Air