Bos Lion Air tak ambil pusing soal tudingan manipulasi data
Merdeka.com - Serikat Pekerja Asosiasi Pilot Lion Group (APLG) mengaku banyak dirugikan oleh manajemen maskapai milik Rusdi Kirana ini. Di antaranya, indikasi manipulasi data penghasilan pilot yang dilaporkan Lion Air kepada BPJS Ketenagakerjaan.
Menanggapi pernyataan itu, Direktur Utama Lion Air Edward Sirait tidak ambil pusing permasalahan tersebut. Sebab, sampai saat ini dirinya beserta tim belum mengetahui apakah pernyataan tersebut resmi diinformasikan oleh karyawan Lion Air.
"Belum ada artinya pernyataan itu apa saya cek dulu, yang pertama apakah orang itu pegawai saya atau bukan saya cek kalau ada saya jelaskan," ujar Edward di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (2/8).
Seperti diketahui, Ketua SP-APLG Capt. Eki Adriansjah mengatakan ketiadaan jadwal penerbangan terjadi setelah sebagian pilot menunda terbang pada 10 Mei 2016. Ini lantaran kondisi emosi dan psikis pilot terganggu akibat manajemen tak memenuhi komitmen terkait pembayaran transportasi serta akumulasi berbagai persoalan lain yang telah berlangsung selama ini.
"Tidak cukup sampai di situ, pihak manajemen juga melakukan upaya kriminalisasi terhadap para pilot melalui pengaduan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan yang mengada-ada," katanya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya