Kembangkan energi terbarukan, PLN bangun 6 PLTS berkapasitas 45 MW
PT PLN (Persero) sedang gencar mengerjakan proyek pembangunan pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT). Hal ini dilaksanakan untuk mencapai target bauran energi sebesar 23 persen pada 2025 mendatang.
PT PLN (Persero) sedang gencar mengerjakan proyek pembangunan pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT). Hal ini dilaksanakan untuk mencapai target bauran energi sebesar 23 persen pada 2025 mendatang.
Kepala Divisi Energi Baru Terbarukan PLN, Tohari Hadiat mengatakan PLN sedang mengerjakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai salah satu upaya meningkatkan pengembangan energi baru terbarukan.
Adapun, menurut Tohari, proyek pembangunan PLTS dengan total kapasitas 45 MW tersebut akan dibangun di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Pulau Sulawesi
"Kita kembangkan PLTS, 4 di Lombok (NTB) masing-masing 5 MW, di Gorontalo 10 MW, dan di Minahasa 15 MW. Jadi jumlah totalnya 45 MW," ungkapnya dalam diskusi Ketahanan Energi Nasional, di Kaffeine, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (30/8).
Lebih lanjut, Tohari menegaskan pembangunan pembangkit-pembangkit listrik tenaga surya tersebut total investasi yang dilakukan PLN sebesar USD 45 juta. "Kita hitung cost-nya per 1 MW itu USD 1 juta. Jadi ada 45 MW, total investasinya minimal USD 45 juta," katanya.
Baca juga:
Solo segera miliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
ESDM tentukan 9 ladang migas baru di 2017
Pakai gas bumi, pengusaha di Kampung Kue Surabaya hemat 50 persen
Dukung kendaraan listrik, PLN pasang 875 SPLU di berbagai kota
2040, Menteri Jonan larang penjualan mobil bahan bakar fosil
Terancam proyek Geotermal