Solo segera miliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Merdeka.com - Kota Solo segera memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Mojosongo. Pembangunan konstruksi akan mulai dikerjakan Januari 2018. Saat ini di lokasi masih dilakukan pembersihan lahan dari tumpukan sampah untuk pendirian konstruksi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Hasta Gunawan mengatakan, pembersihan lahan tersebut membutuhkan waktu tiga bulan. Terkait ketersediaan lahan, Hasta mengaku luasan TPA Putri Cempo belum mencukupi.
"Untuk pembangunan kontruksi PLTS di sana membutuhkan lahan 2,5 hektare di sisi utara TPA. Namun sebagian lahan masih tertutup timbunan sampah yang mencapai 159.000 meter kubik. Untuk memindahkan sampah kita butuh waktu tiga bulan," ujar Hasta, Selasa (29/8).
Hasta menerangkan, proses pemindahan sampah dilakukan dengan mengerahkan 10 dum truk dan 3 ekskavator. Pembersihan lahan harus selesai sebelum akhir tahun karena akan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan PLTS.
"Pembangunan konstruksi membutuhkan waktu 1,5 tahun. Alat-alat berat harus sudah masuk, kemudian awal Januari ground breaking," jelas dia.
Menurut Hasta, pembangunan PLTS oleh PT Solo Citra Plasma Power selaku investor masih sesuai jadwal. Berjalan beriringan dengan pemindahan sampah, investor tengah melakukan studi kelayakan, studi penyambungan, UKL/UPL, analisis dampak lingkungan (Amdal), serta kajian pendukung lainnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya