ESDM tentukan 9 ladang migas baru di 2017
Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) mencatat ada 15 target kegiatan di tahun 2017 untuk wilayah kerja migas. Tiga lokasi untuk survei kemigasan, sembilan lokasi wilayah kerja migas dan tiga lokasi akuisisi seismik 2D marin.
Dirjen Energi Baru Terbarukan, Rida Mulyana menjelaskan, tiga lokasi survei kemigasan terdiri dari potensi shale gas cekungan di Melawai, volcanism related to petroleum system di Kalimantan Barat, dan sistem potreleum pra tersier di Kalimantan Utara.
"Sesuai dengan laporan dari teman-teman yang mengawal ini khusus untuk yang tiga lokasi kemigasan itu sampai semester I telah dicapai 55 persen, its not bad, bagus malah," kata Rida di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/8).
Dia menambahkan, 9 lokasi wilayah kerja migas yaitu rekomendasi wilayah kerja migas MNK Kutai, Buru, Obi- Bacan, Seram Barat, Bintuni (Blok maybrat), Biak-Numfor, Wamena, Aru-Tanimbar dan Saul. Capain rekomendasi wilayah kerja migas semester I sebanyak 55 persen.
Sementara 3 lokasi akuisisi seismik terdiri akuisisi seismik 2D marin Arafura Selatan, Selaru dan Buru. Pada semester satu telah dicapai 100 persen.
"survei akuisisi seismik yaitu selesai seluruhnya nyaris semuanya di timur Indonesia satu di Arafura Selatan, di Selaru, dan Pulau Buru," ungkapannya.
Sedangkan pada tahun 2016, terdapat 9 rekomendasi wilayah kerja migas. Terdiri dari Tanjung Selor), Sebatik, Tomini bay V (Ampana), Balantak, Morowali Selatan, Tomori, Enrekang, Boka dan Mamberamo.
"Wilayah kerja migas untuk tahun 2016, apa yang dilakukan teman-teman geologi itu sudah mampu merekomendasikan 9 wilayah kerja migas. Fokus kita ke Indonesia bagian timur, ke daerah-daerah yg masih prionir dan ada daerah yang favorit yg dikunjungi yaitu Kalimantan Utara," tandasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya