LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kembangkan bisnis fintech dalam negeri, UnionSPACE gandeng Australia

UnionSPACE memperkuat sinergi bisnis fintech antara Indonesia dan Australia untuk memberikan wadah bagi para pelaku bisnis fintech di Indonesia dan Australia untuk meningkatkan kualitas bisnis serta memperluas perusahaan ke penjuru Asia Tenggara dan juga Australia.

2018-02-23 19:48:43
Fintech
Advertisement

Penyedia jasa co-working space, UnionSPACE memperkuat sinergi bisnis fintech antara Indonesia dan Australia. Salah satu bentuk penguatan tersebut adalah dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan co-working space khusus perusahaan fintech di Australia yang bernama Stone & Chalk.

CEO UnionSPACE, Albert Goh mengatakan, kerja sama antara dua penyedia co-working space besar ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi para pelaku bisnis fintech di Indonesia dan Australia untuk meningkatkan kualitas bisnis serta memperluas perusahaan ke penjuru Asia Tenggara dan juga Australia.

"Dengan ramainya industri fintech dan banyaknya perusahaan rintisan dalam bidang fintech, UnionSPACE merasa perlu memperkuat fondasi fintech dalam negeri. Oleh sebab itu kami menggandeng Stone & Chalk Australia untuk mendukung pertumbuhan dan kualitas bisnis fintech," kata Albert Goh di Jakarta, Jumat (23/2).

Advertisement

Albert menjelaskan, bentuk dukungan yang akan diberikan oleh UnionSPACE dan Stone & Chalk kepada para pengguna mereka antara lain dengan memberikan akses untuk menggunakan co-working space di lokasi- lokasi UnionSPACE dan Stone & Chalk. Selain itu, UnionSPACE dan Stone & Chalk juga akan bersama-sama menghubungkan para anggota keduanya kepada Venture Capital atau perusahaan pemodal untuk dapat melakukan pitching dan mendapatkan dana dari para Venture Capital dan juga investor lain.

"Hal ini dimaksudkan agar semua anggota dapat membangun network di negara yang dikunjungi, serta mempelajari berbagai hal mengenai kewirausahaan dan fintech demi perkembangan bisnis yang dimiliki," ujar Albert.

Saat ini, UnionSPACE terus berupaya membangun ekosistem bisnis di Asia Tenggara. Perusahaan ini diketahui hadir di 5 lokasi di Jakarta, 3 lokasi di Manila, dan 1 lokasi di Kuala Lumpur dengan melayani lebih dari 24.000 wirausahawan yang ingin mengembangkan gurita bisnis ke seluruh Asia.

Advertisement

CEO Stone & Chalk, Alex Scanndura berharap, dengan pendandatanganan kerja sama ini, bisnis fintech di Indonesia dan Australia dapat memberikan manfaat lebih berarti bagi masyarakat serta menarik negara- negara lain untuk ikut bergabung.

"Besar harapan kedua belah pihak agar komunitas fintech dan kualitas bisnis fintech di Indonesia dan Australia menjadi jauh lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih berarti bagi masyarakat luas. Di kemudian hari, negara lain diharapkan dapat bergabung untuk melakukan kerja sama demi kebaikan yang lebih besar," ungkap Alex.

Baca juga:
Lindungi nasabah, OJK tuntut fintech transparan soal pengelolaan dana
Tingkatkan pelayanan, proses persetujuan Home Credit hanya 3 menit
Home Credit catat 76 persen masyarakat lebih banyak kredit handphone
Telkom Group perkuat bisnis fintech
Grab akuisisi startup fintech asal India
Lindungi konsumen, OJK minta perusahaan fintech lebih transparan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.