LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Karen dinilai sebagai sosok pekerja keras

"Kita lihat cukup banyak prestasi karyanya di dalam negeri bahkan ekspansi ke luar negeri," kata Mizar.

2014-08-18 12:50:26
Dirut Pertamina Mundur
Advertisement

Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan secara resmi telah menyampaikan pengunduran dirinya. Penguduran diri Karen Agustiawan dari bos Pertamina juga telah disetujui Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Karen tercatat akan mulai berhenti memimpin Pertamina mulai 1 Oktober mendatang.

Mantan Anggota Komisaris Pertamina Maizar Rahman mengatakan Karen adalah sosok pekerja keras. Bahkan di perusahaan pelat merah tersebut, dia telah banyak mengukir prestasi membawa dan membawa Pertamina lebih baik.

"Sosoknya pekerja keras. Kita lihat cukup banyak prestasi karyanya di dalam negeri bahkan ekspansi ke luar negeri. BUMN kita memang harus banyak ekspansi. Kita harus tiru BUMN luar negeri," ucap Maizar ketika ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Senin (18/8).

Advertisement

Maizar mengakui meningkat atau turunnya kinerja Pertamina tergantung dari dukungan pemerintah. Pemerintah disarankan jangan terlalu banyak mengambil profit atau keuntungan dari Pertamina. Keuntungan bisa digunakan untuk ekspansi keluar negeri.

"Dana itu bisa untuk mengambil lapangan di luar negeri. Sebagai bentuk security of supply. Kalau kita impor bisa, tapi kalau kita punya lapangan sendiri kan lebih aman lagi," katanya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan memutuskan menyetujui pengunduran diri Direktur Utama PT Pertamina Galaila Karen Agustiawan. Secara resmi, Karen yang lebih dari dua periode duduk di kursi nomor satu perusahaan minyak pelat merah ini, resmi berhenti 1 Oktober 2014.

Advertisement

Dahlan mengaku tidak bisa memperpanjang direktur yang dinilai moncer tersebut. Karena, Karen ingin melanjutkan karirnya di dunia pendidikan. "Dan beliau sudah diterima mengajar di Harvard, Boston. Beliau disurati terus Harvard kapan bisa melaksanakan mengajarnya itu," ujarnya di ruang wartawan, Jakarta, Senin (18/8).

Baca juga:
SKK Migas berharap pengganti Karen punya kualitas sepadan
Usia jabatan pengganti Karen Agustiawan berpotensi pendek
Dahlan: Sejak reformasi, Karen Dirut Pertamina terlama
Dahlan: Pengganti Karen diputuskan pemerintahan mendatang
Dahlan: Karen mundur karena ingin ngajar di Harvard

(mdk/arr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.