LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kadin sebut ekonomi digital & kelapa sawit vital bagi pertumbuhan RI

"Tidak ada negara berkembang yang tumbuh sinambung tanpa memiliki industri yang sehat dan kuat."

2016-04-05 15:32:51
KADIN
Advertisement

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan P. Roeslani mengatakan Indonesia memiliki banyak industri strategis, salah satunya kelapa sawit dan ekonomi digital. Rosan berpendapat dua industri tersebut memiliki pengaruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang baik.

"Kita harus bangun industrialisasi. Tidak ada negara berkembang yang tumbuh sinambung tanpa memiliki industri yang sehat dan kuat," ujar Rosan dalam sambutannya pada acara Pengukuhan Kepengurusan Kadin Indonesia Periode 2015 - 2020 di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (5/4).

"Kita punya banyak industri strategis yang harus sama-sama kita dorong. Pertama, kelapa sawit, sektor ini menyerap 10-11 juta orang, ini lebih dari 51 persen kita adalah produsennya. Kita harus kembangkan agar bisa berkiprah di dunia internasional," tambahnya.

Untuk ekonomi digital, lanjut Rosan, dirinya juga menyebut sektor tersebut akan menjadi pilar perekonomian Tanah Air dalam beberapa tahun kedepan. Alasannya, sektor ini pada 2016 memiliki nilai mencapai USD 24 miliar. Nilai ini akan meningkat 5 kali lipat pada 2020 menjadi USD 130 miliar.

"Dengan potensi tersebut pemerintah ingin membangun lebih dari 1.000 technopreuneur. Kami apresiasi pak Rudi Antara (Menkominfo) untuk mendorong industri ini maju, tapi kita butuh ekosistem yan bagus. Industri baru, banyak anak muda yang bekerja disana, itu harus diapresiasi," tandasnya.

Baca juga:
Pimpinan Parlemen dan Menteri hadiri Pengukuhan Pengurus KADIN
Kadin sebut universitas asing minat bikin sekolah kejuruan di RI
Aturan baru reklame berpotensi menyebabkan 80 ribu jiwa menganggur
Hubungan diplomatik Indonesia-Israel, Kadin memilih netral
KPK siap bantu Kejati Jatim soal kasus La Nyalla
Pangkas konsumsi BBM, Kadin dorong pengembangan biogas
Kadin: Mau transportasi konvensional atau aplikasi harus taat aturan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.