Pangkas konsumsi BBM, Kadin dorong pengembangan biogas
Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia menegaskan Indonesia memiliki potensi pengembangan energi baru dan terbarukan. Salah satunya biogas.
"Sebagai negara yang berbasis perkebunan dan pertanian, Indonesia punya peluang mengembangkan energi baru terbarukan, terutama bioenergi," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Energi Terbarukan Halim Kalla saat Biogas Forum 2016, Jakarta, Rabu (23/2).
Halim menjelaskan, biogas merupakan olahan sisa atau limbah industri perkebunan. Sayang, potensi bioenergi itu belum dioptimalkan.
Sebab, Indonesia masih bergantung pada bahan bakar fosil. Sebanyak 50 persen konsumsi energi nasional masih didominasi bahan bakar minyak. Sementara, pemanfaatan energi baru terbarukan masih sebesar 5 persen.
Menurut Halim, biogas juga bisa menopang proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt. Sebagai gambaran, sebanyak 800 pabrik CPO rata-rata mengolah kelapa sawit sebanyak 100 ribu ton tandan buah segar (TBS). Limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang dihasilkan bisa diolah menjadi biogas untuk menopang pembangkit listrik 1.300 Megawatt atau 1,3 Gigawatt.
"Seperti yang kita tahu, Indonesia punya program besar yakni membangun pembangkit baru dengan kapasitas 35.000 Megawatt. 25 persen di
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya