Kadin minta pemerintah sederhanakan proses perizinan investasi KEK
Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Perkasa Roeslani meminta pemerintah memberikan kemudahan kepada para investor yang akan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan cara menerapkan perizinan satu pintu.
Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Perkasa Roeslani meminta pemerintah memberikan kemudahan kepada para investor yang akan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan cara menerapkan perizinan satu pintu.
"Karena selama ini masih setengah-setengah, dia punya KEK bisa lewat satu pintu saja," ungkapnya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (27/7).
"Jadi baik perizinan enggak perlu ke Pemda, listrik enggak perlu ke PLN. Termasuk juga dalam pengurusan insentif misalnya ada tax allowance itu nggak perlu lagi datang ke kementerian keuangan. Jadi benar benar in one windows. Kita kasih masukan seperti itu," kata dia
Lebih jauh, dia mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan memberikan masukan-masukan kepada pemerintah.
"Kita juga akan pantau dengan satgas itu yang kita berikan masukan. Karena dikita kan ada Bandan khusus KEK. Jadi kita aktif memberikan masukannya kepada kementerian ekonomi," tandasnya.
Baca juga:
Jokowi ke kepala daerah: Zaman IT ngurus izin tahunan, memalukan!
3 Tahun berkuasa, Jokowi masih tegur kepala daerah soal belanja APBD
Bertemu Jokowi, perusahaan Jerman minat investasi Rp 1,5 triliun
Banyak regulasi hambat investasi, kemampuan serap tenaga kerja turun
BKPM sebut masih banyak regulasi menghambat pelaku usaha
Semester I 2017, Singapura masih kokoh jadi investor terbesar di RI