Kadin anggap JSS tak dibutuhkan
Ketua Kadin menyebut masih banyak infrastruktur yang dapat mendorong ekonomi nasional tumbuh lebih cepat.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Suryo B. Sulisto menganggap program pemerintah untuk membangun Jembatan Selat Sunda (JSS) masih belum diperlukan. Dia lebih sepakat jika program tersebut dialihkan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur yang lain.
"JSS belum terlalu dibutuhkan," ujar Suryo di kantornya, Jakarta, Jumat (28/3).
Suryo menilai, keberadaan JSS tidak akan berkontribusi besar pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut dia, masih banyak infrastruktur yang dapat mendorong ekonomi nasional tumbuh lebih cepat.
"Bayangkan kalau ada kereta cepat yang menempuh jarak Jakarta-Surabaya hanya empat jam, seberapa cepat ekonomi kita akan tumbuh," ungkap dia.
Selain itu, keberadaan pelabuhan juga harus mendapat perhatian dari pemerintah. Sebab, menurut dia, distribusi barang dan jasa akan semakin mudah jika pelabuhan dapat dibangun dengan sangat canggih.
"Lebih baik kita prioritaskan dulu pembangunan infrastruktur yang mampu mendorong ekonomi tumbuh cepat," pungkas dia.
Baca juga:
PU: Penggarap JSS tetap harus ditender, tidak pasti Tommy Winata
Menteri PU sebut investasi JSS tak mungkin balik modal
Ngotot bangun JSS, Hatta sebut jembatan dibangun dengan jalur KA
Lebih murah lewat laut, proyek JSS tak diperlukan
Hatta Rajasa bingung cari dana bangun Jembatan Selat Sunda