Jurus ampuh Mendag Enggar tekan jumlah tengkulak
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan tidak adanya akses permodalan inilah yang menyebabkan praktik tengkulak menjadi satu-satunya pilihan masyarakat untuk mengakses modal. Sehingga, akses permodalan kepada masyarakat melalui penetrasi sektor perbankan harus terus diperkuat dan diperluas.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, salah satu hal yang mesti dilakukan untuk mengembangkan sektor pertambangan, peternakan, dan perikanan adalah dengan memberikan akses permodalan pada masyarakat. Sebab, tidak adanya akses permodalan inilah yang menyebabkan praktik tengkulak menjadi satu-satunya pilihan masyarakat untuk mengakses modal.
"Jadi memang dari mulai petani sampai dengan pedagang itu mata rantai panjang dan di awal sudah dikuasai oleh tengkulak. Tapi saya melihat tengkulak itu tidak bisa dimusuhi karena memang dia membantu, bagaimana cara melakukan ya pemerintah harus hadir, melalui siapa ya perbankan," ungkapnya di JCC, Jakarta, Jumat (9/3).
"Karena akses kepada modal yang langka, sejak ditanam sudah diambil tengkulak. Begitu panen yang menentukan harga dan yang jual atas nama petani tapi bukan dia," lanjut dia.
Karena itu, menurut Politisi Nasdem ini, akses permodalan kepada masyarakat melalui penetrasi sektor perbankan harus terus diperkuat dan diperluas. Selain itu, kemitraan antara pengusaha dan petani juga harus terus didorong.
"Kalau mau kembangkan maka harus ada perusahaan, dari aspek financing dan kemitraan. Kemitraan memotong ini dari tengkulak," kata Enggar.
Karena itu, dalam acara Jakarta Food Security Summit 4 yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini, Enggar mengajak pengusaha, untuk menjalin kemitraan dengan petani.
"Makanya kita mau bilang kemitraan untuk itu harus mediasi. Telur dan peternak ayam juga persoalan, inilah harus kita mediasi bersama Kadin, karena dia sebagai pelaku. Perintah presiden ekonomi berkeadilan di situ lah letak keadilan sosial," tandasnya.
Baca juga:
Mendag Enggar nilai tarif impor Trump tidak berdampak besar ke ekonomi RI
Mendag Enggar mengaku siap perang dagang dengan Donald Trump
Pemerintah beri sinyal impor gula konsumsi jelang Lebaran
Mendag: Temuan 8 kontainer bawang ilegal tak ada bedanya dengan penyelundupan
Kunjungi Pasar Legi, Mendag Enggar pastikan stok beras jelang Ramadan aman