LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi Ingin Kendaraan Listrik Jadi Andalan Ekonomi Nasional

Sesuai arahan Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, untuk menjadikan industri kendaraan listrik sebagai ekonomi andalan nasional, maka perlu juga memperhatikan insentif yang diberikan bagi kendaraan listrik.

2022-12-06 17:14:54
Kendaraan Listrik
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Negara. Dalam sidang tersebut, Jokowi berharap agar ekosistem industri kendaraan listrik dapat menjadi andalan ekonomi nasional.

Sesuai arahan Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, untuk menjadikan industri kendaraan listrik sebagai ekonomi andalan nasional, maka perlu juga memperhatikan insentif yang diberikan bagi kendaraan listrik.

"Perencanaan roda empat roda dua maupun perencanaan ekosistem dari insentif yang perlu diberikan, agar memastikan investasinya masuk dan ini menjadi andalan ekonomi nasional," ujar Airlangga saat konferensi pers, Selasa (6/12).

Advertisement

Dia juga menyampaikan bahwa Jokowi berpesan agar ke seluruh kementerian terkait ekosistem industri kendaraan listrik ini dapat secara jeli mencermati komoditas penopang kendaraan listrik seperti bauksit, ataupun nikel. "Tidak lupa memperhatikan integrasi ekosistemnya dalam bentuk baterai yang membutuhkan nikel kobalt dan komoditas lainnya," tutup Airlangga.

Di tempat berbeda, Airlangga juga sempat mengimbau kepada kepala daerah agar membebaskan kendaraan listrik dari pajak. "Jadi, kalau boleh di Bali, Jakarta (pajak) di nol kan sehingga apple to apple dengan Thailand," kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Airlangga mengatakan, secara umum pemberian insentif antara pemerintah Indonesia dan Thailand sudah setara dalam pengembangan industri kendaraan listrik. Akan tetapi, pemerintah daerah di Indonesia masih mengenakan pungutan pajak mencapai 12,5 persen.

Advertisement

Baca juga:
Pajak Mobil Listrik Dihapus, Menko Airlangga: Agar Produsen Tak Kabur ke Thailand
Tiru Thailand, Pemda Diminta Bebaskan Pajak Mobil Listrik
Jokowi: Investor Rebutan Tanam Modal di Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia
Presiden Jokowi: 60 Persen Kendaraan Listrik Dunia Bergantung Pada Baterai Indonesia
Bangun Ekosistem Besar, Jokowi Yakin Indonesia Jadi Produsen Kendaraan Listrik Dunia
Dishub DKI Usulkan Ratusan Motor Listrik untuk Patroli pada 2023

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.