JK sebut holding BUMN bisa tingkatkan efisiensi dan permodalan
JK yakin pembentukan holding ini tidak akan mengganggu kinerja perusahaan-perusahaan BUMN saat ini.
Pemerintah berencana membentuk enam holding atau induk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Enam sektor yang akan di bentuk holding adalah sektor pertambangan, energi terbarukan, infrastruktur, perbankan, dan sektor ketahanan energi.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, rencana pembentukan holding perusahaan BUMN itu adalah untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan.
"Efisiensi, kemudian sinergi penguatan modal, pemasaran fokus, pembagian wilayah yang bagus," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (1/3).
Meski perencanaan matang mengenai rencana pembentukan holding perusahaan BUMN ini ada di tangan Menteri BUMN, Rini Soemarno, JK yakin pembentukan holding ini tidak akan mengganggu kinerja perusahaan-perusahaan BUMN saat ini. Menurut JK, rencana holding akan meningkatkan kinerja perusahaan-perusahaan tersebut.
"Justru meningkatkan kinerja perusahaan," pungkas dia.
Baca juga:
2018, Menteri Rini berencana bentuk holding BUMN tambang
Bantu ketahanan energi, holding BUMN harus direalisasikan
Rini tunjuk Pertamina jadi induk holding BUMN energi
Menteri Rini hidupkan kembali ide pembentukan holding BUMN Dahlan
BUMN tunjuk Inalum pimpin holding sektor pertambangan