LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

JK sebut daya beli turun jika industri RI ganti pekerja dengan robot

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan industri di Indonesia. Hal ini bertujuan agar pemerintah bisa menyediakan lapangan pekerjaan sehingga makin banyak tenaga kerja yang terserap.

2017-08-11 11:43:38
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan industri di Indonesia. Hal ini bertujuan agar pemerintah bisa menyediakan lapangan pekerjaan sehingga makin banyak tenaga kerja yang terserap.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dia menyarankan agar pelaku industri tidak mengganti tenaga kerja manusia dengan tenaga robot seperti negara-negara lain. Sebab, jika hal ini dilakukan, maka pendapatan masyarakat akan menurun dan daya beli juga ikut menurun.

Dia menjelaskan, di banyak dunia, upah tenaga kerja manusia sangat tinggi sehingga pelaku industri lebih memilih menggunakan tenaga robot. Sebab, dengan pemanfaatan robot maka pelaku industri bisa menghemat pengeluaran, karena robot tidak memerlukan upah melainkan hanya ongkos pemeliharaan.

"Tapi kalau industri di Indonesia, jutaan orang bisa bekerja maka potensi untuk membeli mobil juga jutaan. Kalau robot siapa? Tidak ada gajinya tidak ada upah, hanya ongkos pemeliharaan, dia bisa belanja apa robot itu," kata JK di pameran GIIAS 2017, Tangerang, Jumat (11/8).

JK juga menyarankan agar pelaku industri, khususnya industri otomotif, untuk membuat kendaraan bermotor sesuai dengan standar internasional. Hal ini tentunya agar ekspor mobil di Indonesia bisa terus meningkat dan mampu mendongkrak daya saing.

"Tidak semua mobil yang dijual di luar tentu sama nilai pasarnya di Indonesia. Karena itu, maka perkembangan industri kendaraan di Indonesia sangat penting untuk kita semua," imbuhnya.

Advertisement

Baca juga:
Penjualan mobil naik, Menteri Airlangga bantah daya beli RI turun
Bos Ramayana nilai penurunan daya beli akibat perlambatan ekonomi
Bos BI optimistis daya beli masyarakat membaik di semester II
Ramai-ramai anak buah Jokowi bantah daya beli masyarakat RI menurun
BPS klaim tak terjadi penurunan daya beli masyarakat RI
KEIN bantah tengah terjadi penurunan daya beli masyarakat
Usai Sevel, Nyonya Meneer korban berikut penurunan daya beli rakyat

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.