LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jelang Tutup Tahun 2018, Investor Pasar Modal RI Capai 1,617 Juta

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaporkan, total jumlah investor di Pasar Modal Indonesia hingga akhir 2018 ini mencapai 1,617 juta, atau naik 44,06 persen dibandingkan 1,122 juta investor per Desember 2017.

2018-12-27 16:01:13
Pasar Modal
Advertisement

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melaporkan, total jumlah investor di Pasar Modal Indonesia hingga akhir 2018 ini mencapai 1,617 juta, atau naik 44,06 persen dibandingkan 1,122 juta investor per Desember 2017. Catatan itu diambil berdasarkan data Single Investor Identification (SID) terkonsolidasi perseroan per 26 Desember 2018.

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari mengatakan, jumlah pemodal sebanyak 1,17 juta tersebut terdiri dari investor saham, surat utang, reksadana, Surat Berharga Negara (SBSN), dan efek lain yang tercatat di KSEI.

"Yang menggembirakan, investor usia muda di bawah 30 tahun atau milenial mencapai 39,72 persen, naik dibandingkan tahun lalu sekitar 28 persen," ungkap dia dalam acara media gathering di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (27/12).

Advertisement

Dari total investor di pasar modal selama periode Januari hingga 26 Desember 2018, lanjut Friderica, jumlah pemodal di saham mencapai 851.662 SID. Adapun investor reksadana dan SBN masing-masing sebesar 988.946 dan 195.119.

"Sisanya adalah investor saham scrip," terangnya.

Adapun total aset investor yang tercatat di C-BEST hingga 26 Desember 2018, lanjutnya, mencapai Rp 4.149,06 triliun. Itu terdiri dari investor saham Rp 3.501 triliun, obligasi korporasi Rp 400,93miliar, obligasi pemerintah Rp 77,04 triliun, MTN Rp 74,19 triliun, SBSN Rp 30,42 triliun, sukuk Rp 23,30 triliun, negotiable certificate of deposit Rp 14,83 triliun, reksadana Rp 10,44 triliun, EBA Rp 9,84 triliun, waran Rp 6,02 triliun dan lain-lain Rp 0,38 triliun.

Advertisement

"Dari jumlah tersebut, investor di Indonesia masih terpusat di pulau Jawa sebanyak 73.50 persen dengan total nilai aset mencapai 95,96 persen. Investor terbanyak kedua ada di pulau Sumatera sebanyak 14,49 persen," ujarnya.

Mengacu pada sebaran investor secara demografi, total aset pemodal yang berada di Jawa sebesar Rp 2.118,13 triliun, Sumatera Rp 33,68 triliun, Kalimantan Rp 46,51 triliun, Sulawesi Rp 4,26 triliun, Bali, NTT dan NTB Rp 3,45 triliun serta Mauluku dan Papua Rp 1,27 triliun. "Sementara dari jenis kelamin sebesar 59,13 persen adalah investor pria dan 40,87 persen wanita," papar Friderica.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Incar Laba Rp 400 M, Phapros Alokasikan Rp 350 M Dana Investasi untuk 2019
Jelang Tutup Tahun 2018, Phapros Catatkan Transaksi Saham di Bursa
Per November 2018, Penerbitan Obligasi Korporasi Capai Rp 127,1 Triliun
RUPSLB MNC Putuskan Rombak Jajaran Komisaris
Tumbuh Signifikan, Pembiayaan Fintech 2018 Capai Rp 3,9 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.