LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jasa tukar uang di pinggir jalan menjamur, BI minta waspadai terima Rupiah palsu

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, mengatakan saat ini peredaran uang palsu di Indonesia memang semakin kecil. Namun demikian, masyarakat harus tetap waspada mengingat jelang Ramadan banyak oknum menyediakan jasa penukaran uang secara tidak resmi.

2018-05-23 12:50:36
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat waspada peredaran uang palsu saat Ramadan 2018. Hal tersebut seiring dengan tradisi meningkatnya kebutuhan uang pada saat Idul Fitri.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, mengatakan saat ini peredaran uang palsu di Indonesia memang semakin kecil. Namun demikian, masyarakat harus tetap waspada mengingat jelang Ramadan banyak oknum menyediakan jasa penukaran uang secara tidak resmi.

"Saat ini persentase uang palsu itu sebenarnya sudah kecil, sekitar 3 dibanding Rp 1 juta. Tapi tetap saja harus diwaspadai, jangan sampai kita menukar uang dapatnya uang palsu," ujar Rosmaya di Parkiran IRTI, Monas, Jakarta, Rabu (23/5).

Advertisement

Rosmaya mengimbau, jika masyarakat ingin menukar uang sebaiknya datang ke bank atau layanan penukaran uang yang telah ditunjuk oleh perbankan. Selain menjamin keaslian uang, penukaran di bank juga tidak dikenai biaya tambahan.

"Kita kan ada ini banyak bank kerjasama, ada 15 bank. Datang ke bank, nanti dilayani. Kalau antre sebentar tidak apa-apa, yang penting uangnya asli. Di bank juga tidak dikenai biaya tambahan. Berapa yang Anda tukarkan, itu yang Anda dapatkan," jelasnya.

Rosmaya menambahkan untuk melihat keaslian uang masyarakat dapat meneliti ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang. Sementara untuk memudahkan mengenali keaslian uang rupiah, masyarakat agar senantiasa menjaga dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan.

Advertisement

"Agar uang ini bisa mudah dikenali maka masyarakat diimbau melakukan 5 jangan yaitu, jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi," jelasnya.

Baca juga:
Didampingi Deputi Gubernur BI, Sandiaga Uno lihat pelayanan penukaran uang di Monas
Masyarakat diimbau tak tukar uang di penukaran ilegal
Selain di Monas, BI buka layanan penukaran uang di lokasi lain di sini
Jelang lebaran, pasokan dana tunai diharapkan meningkat 30 persen
Warga Solo serbu titik penukaran uang, transaksi ditaksir tembus Rp 30 miliar
Lebaran 2018, BI Solo siapkan Rp 5,034 triliun untuk penukaran uang
Menjelang ditutup, penukaran uang di BI Solo tembus Rp 3,7 triliun

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.