LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jasa Marga klaim masyarakat lebih senang bayar tol pakai kartu

Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga Tbk Kushartanto Koeswiranto mengatakan, menjelang penerapan 100 persen non tunai banyak masyarakat yang menyatakan bahwa menggunakan e-tol sangat mudah. Meski begitu, masih banyak pengguna jalan tol yang belum terbiasa menggunakan e-tol.

2017-10-27 18:57:21
Jasa Marga
Advertisement

Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga Tbk Kushartanto Koeswiranto mengatakan, menjelang penerapan 100 persen non tunai banyak masyarakat yang menyatakan bahwa menggunakan e-tol sangat mudah.

Meski begitu, masih banyak pengguna jalan tol yang belum terbiasa menggunakan e-tol. Sehingga pihaknya terus melakukan sosialisasi.

"Sosialisasi bagaimana kesediaan mesin, top up dan lain-lain," katanya di Graha Cimb Niaga, Jakarta, Jumat (27/10).

Advertisement

Direktur Pengembangan Sistem Pembayaran Ritel dan Keuangan Inklusif Bank Indonesia (BI) Pungky P Wibowo mencatat, transaksi non-tunai di jalan tol sudah mencapai 91 persen di seluruh Indonesia hingga 24 Oktober 2017.

Di mana transaksi di Jabodetabek mencapai 94 persen, dan transaksi di luar pulau Jawa sendiri mencapai 73 persen. Dengan begitu, dia berharap pada akhir Oktober transaksi non tunai di jalan tol mencapai 100 persen.

Pungky menilai ada beberapa keuntungan bagi konsumen dari gerakan non tunai ini, di antaranya ialah menghemat waktu. Menurutnya, sebelum adanya pembayaran non tunai, gerbang tol kerap terjadi kemacetan.

Advertisement

Hal itu disebabkan antrean saat pembayaran di mana terkadang konsumen menggunakan uang dengan nominal besar, sehingga harus menunggu pengembalian.

"(Keuntungan lain) menjadi lancar karena transaksi dilakukan oleh sistem pembayaran yang resmi melalui sistem yang resmi, di kontrol dan regulated oleh otoritas jadi semuanya serba lancar, serba cepat dan aman serta serba efisien," katanya.

Di sisi lain, Pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan dengan menggunakan e-tol, pengguna jalan hanya membutuhkan waktu 2-3 detik di gerbang tol. Sedangkan ketika menggunakan tunai bisa lebih dari waktu tersebut.

"Kalau tunai tidak pakai pengembalian juga sama (2-3 detik). Tapi kalau uang besar dan ada kembalian sampai 7-8 detik," ujarnya.

Seperti diketahui, terhitung mulai 31 Oktober 2017 mendatang, pembayaran tol di Indonesia akan sepenuhnya dilakukan secara non-tunai atau menggunakan uang elektronik. Cara ini diharapkan bisa mempercepat proses pembayaran dan mengurangi kemacetan.

Baca juga:
24 Oktober 2017, transaksi non-tunai di jalan tol capai 91 persen
Pembayaran elektronik Indonesia kalah dibanding Malaysia dan India
29 Oktober, gerbang tol Jakarta-Cikampek tak terima pembayaran tunai
Triwulan III 2017, pengguna e-money Bank Mandiri capai 10,82 juta
Pembayaran non tunai diterapkan, ribuan petugas tol tetap terancam kena PHK
Desember 2017, tiga bank swasta terbitkan uang elektronik
Di gardu tol akan ada jalur untuk pengisian ulang uang elektronik

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.