LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jaga pasar modal dari gejolak dunia, investor RI diminta tumbuhkan nasionalisme

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menyatakan produk investasi syariah penting sebagai sumber pembiayaan alternatif. Menteri Bambang mencontohkan bagaimana nasionalisme Jepang dalam berinvestasi dapat menyokong negaranya saat dinamika global yang tak menentu terjadi.

2018-08-31 11:21:43
bursa saham
Advertisement

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) hari ini resmi meluncurkan reksa dana Manulife Dana Kas Syariah. Hal ini mengingat aset keuangan syariah di Indonesia masih relatif kecil yaitu USD 81,8 miliar di 2016.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menyatakan produk investasi syariah penting sebagai sumber pembiayaan alternatif.

"Indonesia menempati negara dengan penduduk terbesar ke empat di dunia, 85 persen beragama islam ini praktis menjadikan Indonesia sebagai pemeluk islam terbesar di dunia, ini diharapkan dapat mendukung perekonomian nasional khususnya syariah," kata dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (31/8).

Advertisement

Menteri Bambang mencontohkan bagaimana nasionalisme Jepang dalam berinvestasi dapat menyokong negaranya saat dinamika global yang tak menentu terjadi.

"Di Jepang kepemilikan surat berharga oleh orang asing itu hanya 9 persen, artinya kalau ada gejolak di dunia, mereka tenang saja karena 91 persen itu punya orang Jepang. Mereka sangat nasionalis terhadap produknya sendiri dan nasionalis terhadap surat utang," ungkapnya.

"Tapi yang paling penting adalah nasionalismenya itu tadi. Stabilitas makro pasar keuangan ini jadi lebih terbantu. Barangkali analogi ini bisa kita keluarkan untuk investasi agar menyentuh nasionalisme Indonesia" tandas Menteri Bambang.

Advertisement

Presiden Direktur MAMI Legowo Kusumonegoro mengatakan, minimnya masyarakat yang mengenal investasi serta gojelak ekonomi global saat ini mendorong perseroan untuk menggenjot produk investasi, terutama produk investasi syariah.

"Pada umumnya masyarakat belum melek terhadap investasi sekaligus melihat ketidakpastian global yang tengah terjadi sekarang, kami sebagai pelaku ekonomi harus kreatif untuk tetap dapat mengundang investor hadir di dalam negeri sehingga mereka ingin berinvestasi jangka panjang," tuturnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Kemenperin yakin kinerja industri terus meningkat, ini buktinya
BI yakinkan tahun politik tak akan surutkan minat investasi
50 Investor asing berminat investasi di 8 daerah Indonesia
Perbaiki defisit transaksi berjalan, BI selenggarakan Indonesia Investment Day
Argentina krisis, tipis investasi asing masuk Indonesia
Penduduk berharta Rp 14,7 M diprediksi tumbuh 10 persen tiap tahun
Strategi Bos Bappenas jadikan RI negara dengan PDB terbesar di 2045

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.