Jaga harga BBM, Pemerintah diminta tak bebankan BUMN energi
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati menyoroti kebijakan pemerintah untuk tidak menaikan harga BBM. Dia meminta pemerintah tidak membebani BUMN energi seperti PT Pertamina dengan cara meminta agar harga BBM tak naik, di tengah kenaikan harga minyak dunia.
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati menyoroti kebijakan pemerintah untuk tidak menaikan harga BBM. Dia meminta pemerintah tidak membebani BUMN energi seperti PT Pertamina dengan cara meminta agar harga BBM tak naik, di tengah kenaikan harga minyak dunia.
"Perlakuan hari ini terhadap BUMN energi. Bagaimana mungkin Pertamina mendapatkan penugasan BBM satu harga semua biaya menanggung pertamina. Hari ini, harga minyak mentah naik lebih USD 80 per barel, Pertamina tetap tidak boleh naik kan harga BBM," ungkapnya dalam diskusi di Bakoel Koffie, Jakarta, Sabtu (26/5).
Menurut dia, jika beban akibat program pemerintah terlalu banyak diletakkan kepada perusahaan pelat merah di sektor energi, maka akan berdampak menggerus kemampuan keuangan perseroan.
"Kalau perlakuan terhadap BUMN migas kita seperti itu. Lalu bagaimana kebutuhan BBM masih tergantung pada energi fosil, sudah naik 2 kali lipat sementara kemampuan investasi Pertamina nggak bisa," katanya.
"Percuma juga Blok Mahakam jadi punya Pertamina kalau Pertamina tidak punya kemampuan untuk investasi mengelola itu," tandasnya.
Baca juga:
Roy Suryo kangen lihat politisi PDIP nangis saat harga BBM naik
Tolak kenaikan harga BBM, ratusan mahasiswa segel kantor Kementerian BUMN dan ESDM
Membongkar 4 rencana besar Jokowi atur penyaluran BBM di Tanah Air
Mahasiswa di Medan kembali protes kenaikan BBM pertalite
Jokowi 'diem-diem bae' naikkan harga Pertalite
Kecewa kenaikan harga BBM di era Jokowi, mahasiswa di Aceh gembok kantor Pertamina
Kemenkeu nilai kenaikan harga Pertalite berpotensi buat masyarakat beralih ke Premium