Izin impor sapi bakalan sudah diberikan ke 3 perusahaan feedloter
Perusahaan-perusahaan ini setuju melakukan komitmen impor dengan sistem 1 sapi indukan dan 5 sapi bakalan. Meski pemerintah memberi batasan impor 300.000 sapi bakalan dan 60.000 sapi indukan, batasan tersebut bisa bertambah sewaktu-waktu.
Kementerian Perdagangan baru saja mengeluarkan izin impor sapi bakalan sebanyak 300.000 ekor dan 60.000 sapi indukan hingga 2018 sebagai pengganti sistem kuota impor. Izin tersebut, saat ini baru diberikan kepada tiga perusahaan feedloter.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan, perusahaan-perusahaan ini setuju melakukan komitmen impor dengan sistem 1 sapi indukan dan 5 sapi bakalan.
"Ini yang sudah komitmen perusahaannya. Mereka ada skema masing-masing untuk waktu mendatangkan sapi bakalan dan indukannya," kata Enggar di kantornya, Jakarta, Senin (26/9).
Meski pemerintah memberi batasan impor 300.000 sapi bakalan dan 60.000 sapi indukan, batasan tersebut bisa bertambah sewaktu-waktu. Sebab, ada beberapa perusahaan feedloter yang juga akan segera bergabung dalam komitmen ini, salah satunya PT Astra.
"Kalau mereka sudah bisa sesuai komitmen mendatangkan sapi indukan, dan dicek ternyata benar. Mereka bisa menambahkan izin impor lagi," katanya.
"Kita berharap dengan skema ini swasembada daging bisa diwujudkan dalam 10 tahun kedepan," pungkasnya.
Baca juga:
Kemendag keluarkan izin impor sapi bakalan 300.000 ekor hingga 2018
Australia tertarik investasi cold storage di Indonesia
Mendag Enggartiato akui industri minol paling banyak penyelundupan
Mendag: Di laut lebih mudah lakukan penyelundupan
Mendag dorong program kemitraan dunia usaha untuk kemajuan ekonomi
Kemendag: Indonesia bisa kalahkan China untuk ekspor makanan ke AS
Mendag kaget perusahaan beri suap Irman Gusman bukan importir gula