Ini yang dilakukan masyarakat pada uangnya saat ekonomi turun
Masyarakat saat ini lebih rajin untuk menabung.
Ekonom Universitas Indonesia (UI), Fasial Basri, menilai masyarakat saat ini lebih rajin untuk menabung. Hal ini dikarenakan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tengah terjadi di Indonesia.
"Jadi rakyat itu makin banyak menabung karena uncertainty (perekonomian). Menunda pengambilan keputusan. Jadi sebetulnya orang menahan belanja, bukan tidak belanja karena daya belinya turun," ujarnya dalam PLN Outlook 2016, di Jakarta, Jumat (22/1).
Faisal mengungkapkan, justru masyarakat Indonesia saat ini pendapatannya terus meningkat. Pendapatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang meningkat serta Upah Minimum Provinsi (UMP) yang naik dua angka, merupakan bukti tidak adanya penurunan daya beli masyarakat.
"Harga-harga banyak yang turun, inflasi kita cuma 3-4 persen. Harga BBM turun terus, harga listrik juga turun. Kita sudah merasakan semua. Jadi pendapatan naik, belanja masyarakat naik, tapi kecepatannya saja yang lambat," kata dia.
Baca juga:
JK: Ketimpangan kaya & miskin lebih bahaya dari perlambatan ekonomi
Oxfam: Kekayaan 62 biliuner setara separuh populasi miskin dunia
2030, Pemerintah yakin ekonomi Indonesia tujuh besar dunia
Di bawah pemerintah, LPS prediksi pertumbuhan 2016 5,3 persen
5 Resolusi Pemerintahan Jokowi di 2016
Mengintip efektivitas kebijakan 'obat perlambatan ekonomi' Jokowi
Seskab: Semen saat ini kekurangan pasokan, tanda ekonomi membaik