Mengintip efektivitas kebijakan 'obat perlambatan ekonomi' Jokowi
Merdeka.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) baru seumur jagung. Namun, pemerintahan baru pengganti era Susilo Bambang Yudhoyono dan Budiono ini dihadapkan dengan berbagai persoalan pelik. Mulai dari politik hingga ekonomi.
Kondisi perekonomian global yang terpuruk, ditambah dengan turunnya harga komoditas ekspor andalan Indonesia membuat negara kita tidak memiliki amunisi untuk menghadapi kondisi terburuk.
Kondisi ini diperparah dengan pembangunan infrastruktur yang mandek selama beberapa tahun ke belakang, hingga sektor pangan yang tidak digarap serius membuat periode 2015 yang semula direncanakan sebagai tahun awal Kabinet Kerja berlari, menjadi tahun berbenah berbagai sektor.
Melihat kondisi perekonomian yang tidak bisa ditangani secara biasa, pemerintah di bawah kendali Presiden Jokowi kemudian melakukan berbagai cara pengobatan. Diawali dengan rombak kabinet jilid I pada pertengahan Agustus lalu. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya