Ini keuntungan Indonesia naikkan BBM subsidi versi Bank Dunia
Bank Dunia menilai kenaikan harga BBM meningkatkan kepercayaan dunia pada Indonesia.
World Bank atau Bank Dunia terus mendesak Indonesia untuk mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan BBM disebut harus dilakukan demi perbaikan ekonomi Indonesia ke depannya.
Lead Economist World Bank di Indonesia, Ndiame Diop menjelaskan banyak keuntungan untuk Indonesia jika mengurangi subsidi BBM. Pertama adalah pemerintah Indonesia terbukti serius dalam menjaga stabilitas fiskal.
"Investor melihatnya sebagai efek positif sehingga investasi akan terus masuk," ucap Ndiame di Gedung BEI, Jakarta, Senin (6/10).
Keuntungan kedua adalah dengan berkurangnya subsidi maka Indonesia akan mempunyai banyak uang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur tentu saja akan menaikkan perekonomian Indonesia.
Ndiame mengakui, kenaikan BBM subsidi akan menyebabkan inflasi tinggi dan menggerus daya beli masyarakat. Namun, efek ini disebut hanya jangka pendek karena pemerintah juga punya kekuatan untuk memberikan kompensasi.
"Inflasi tinggi tapi itu hanya sekali karena dampak konsumsi tergerus, tapi kan ada kompensasi. Indonesia sudah melakukan kompensasi. Menaikkan harga minyak ada kompensasi. Kompensasi cukup untuk orang miskin," tutupnya.
Baca juga:
Bank Dunia ngotot minta Indonesia segera naikkan harga BBM
BBM naik, harga properti bakal melonjak 15 persen
Harga BBM naik, tarif taksi ikut melonjak
Kalau Jokowi naikkan BBM, Indonesia selangkah menuju krisis
Dukung kenaikan harga BBM, BPH Migas mau SPBU asing serbu RI