LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini daftar penyumbang pertumbuhan ekonomi RI kuartal III 2015

Sektor informasi dan komunikasi menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia.

2015-11-05 12:52:05
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Pertumbuhan Ekonomi (PE) Indonesia triwulan III-2015 tumbuh 4,73 persen. Sumbangan pertumbuhan terbesar datang dari sektor informasi dan komunikasi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo menjelaskan, pertumbuhan ekonomi didukung oleh hampir semua lapangan usaha, kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 5,64 persen.

"Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh informasi dan komunikasi sebesar 10,83 persen," ujar Sasmito di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis (5/11).

Sektor lain yang juga bertumbuh cukup tinggi adalah sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar 10,35 persen, diikuti oleh sektor jasa pendidikan yang tumbuh sebesar 8,25 persen.

"Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2015 tidak menunjukkan perubahan yang berarti," imbuh Sasmito.

Struktur perekonomian masih didominasi oleh tiga lapangan usaha yakni industri pengolahan sebesar 20,41 persen; pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 14,57 persen; dan perdagangan besar-eceran; reparasi mobil-sepeda motor sebesar 13,09 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III-2015 (yoy), industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,92 persen, diikuti konstruksi sebesar 0,65 persen; informasi dan komunikasi sebesar 0,48 persen; dan pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 0,46 persen.

Baca juga:
BPS catat ekonomi RI tumbuh 4,73 persen pada triwulan III-2015
Pengamat: Ekonomi RI memang melambat, tapi kita mesti bersyukur
Akhir tahun, Bos Mandiri optimistis ekonomi Indonesia membaik
BI sentil rendahnya penyerapan anggaran DKI Jakarta
Ekonomi anjlok, Demokrat minta Jokowi jangan cari kambing hitam
Credit Suisse nilai distribusi kekayaan dunia kian timpang
Genjot ekonomi daerah, BI buka kantor perwakilan di Mamuju Sulbar

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.