Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Credit Suisse nilai distribusi kekayaan dunia kian timpang

Credit Suisse nilai distribusi kekayaan dunia kian timpang Credit Suisse Global Wealth Databook 2015. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Distribusi kekayaan dunia setiap tahun kian timpang. Itu berdasarkan hasil studi yang diterbitkan Credit Suisse tahun ini.

Studi lembaga keuangan berbasis di Swiss tersebut menunjukkan 0,7 persen populasi memiliki kekayaan sekitar USD 112,9 triliun atau per orang rata-rata memiliki USD 1 juta. Itu dinilai hampir separuh kekayaan dunia.

Sementara dua pertiga populasi (71 persen) hanya memiliki kekayaan USD 7,4 triliun atau USD 10 ribu per orang. Itu sekitar 3 persen kekayaan dunia.

"Tahun ini, jumlah orang superkaya turun untuk pertama kali sejak 2008. Namun, nilai harta orang superkaya terus meningkat tiap tahun sejak 2002. Pengecualian pada 2007-2008," kata Analis Credit Suisse seperti dilansir Business Insider, kemarin.

Masih menurut Credit Suisse, hanya 20 persen populasi negara maju yang memiliki kekayaan di bawah USD 10 ribu. Jauh lebih kecil ketimbang di India dan Africa yang mencapai 90 persen.

Sementara itu, Amerika Serikat kian mengokohkan statusnya sebagai negara penyumbang miliuner terbanyak di dunia. Berdasarkan data Credit Suisse, kontribusi AS meningkat dari 41 persen menjadi 46 persen tahun ini.

Keperkasaan dolar terhadap mata uang lain membuat taipan di luar AS sulit meningkatkan kekayaannya. Credit Suisse menyebut dua juta taipan di Eropa harus terlempar dari klub jutawan dunia. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP