Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengamat: Ekonomi RI memang melambat, tapi kita mesti bersyukur

Pengamat: Ekonomi RI memang melambat, tapi kita mesti bersyukur Ilustrasi ekonomi. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Sergey Nivens

Merdeka.com - Ekonomi Indonesia diperkirakan bakal berangsur membaik tahun ini. Jika demikian, artinya, titik nadir dari laju pertumbuhan ekonomi nasional sudah terlewati.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal III akan lebih tinggi dari kuartal II, mungkin titik rendahnya sudah lewat," kata Ekonom Purbaya Yudhi Sadewa,di Jakarta, Rabu (4/11) malam.

Dia mengungkapkan, laju ekonomi itu selalu naik-turun. Jika turun pasti bakal menemui titik terlemah untuk kemudian bangkit kembali.

"Kalau titiknya sudah terlewat, bagi pelaku pasar tandanya untuk membeli saham gede-gedean, untuk perusahaan tandanya ekspansi." kata mantan Deputi Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Kepresidenan itu

Terlepas itu, dia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada paruh awal tahun ini yang rata-rata 4,7 persen tak jelek. Jika dibandingkan dengan ekonomi banyak negara yang masih memburuk.

"Jika melihat angkanya saja memang jelek, tapi kalau dibandingkan negara lain relatif lumayan." katanya. "Kita melihat ekonomi Indonesia hancur-hancuran. Tapi, orang luar melihat ekonomi Indonesia bagus, mengapa mesti diributkan? Jadi mesti bersyukur sedikit."

Dia menambahkan, situasi global saat ini memang tak mendukung buat Indonesia menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi Indonesia memang melambat, tapi gak sampai hancur." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP