LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ingin punya listrik murah, ESDM contek teknologi energi angin India

"Yang ingin saya pelajari dari mereka, kok bisa mereka jual listrik angin dengan tarif sangat rendah," ujar Rida.

2015-11-03 12:25:01
ESDM
Advertisement

Pemerintah bersama Pemerintah India menjalin kerja sama pengembangan energi baru terbarukan. Penandatanganan perjanjian kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan kemarin di mana Indonesia diwakili Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, Rida Mulyana dan mewakili Pemerintah India, Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Gujrit Singh.

Rida mengatakan pemerintah Indonesia tertarik untuk mendapatkan teknologi pembangkit listrik tenaga angin India. Kelebihan India, menurutnya, ialah harga listrik dari pembangkit angin tersebut lebih murah dibandingkan negara lain.

"Yang ingin saya pelajari dari mereka, kok bisa mereka jual listrik angin dengan tarif sangat rendah, kalau ditempat lain masih (USD) 20 sen per kwh, mereka sudah jual dengan harga belasan," ujarnya dikutip dari laman situs ESDM, Jakarta, Selasa (3/11).

Rida menambahkan faktor negara-negara Barat dapat menjual listrik tenaga angin dengan harga murah, karena mereka sudah tidak bergantung lagi dengan impor bahan baku serta dukungan penuh pemerintahnya. "Awal-awal mereka memang masih bergantung pabrikan luar, tapi sekarang tidak lagi, ada tax holiday untuk pengembang, listrik yang dijual tidak kena pajak, dan pemerintah memberikan subsidi untuk lahan (inkind) untuk pengembangan energi angin," pungkas Rida.

Kerja sama dengan India, lanjut Rida, nantinya akan meliputi enam hal yaitu, pertukaran informasi dan teknologi pengembangan proyek dan riset bersama, transfer teknologi, promosi dan investasi dan mendorong dialog masalah kebijakan serta terakhir pengembangan sumber daya manusia (capacity building).

Baca juga:
Waduk Gajah Mungkur mengering, PLTA Wonogiri berhenti beroperasi
ESDM catat 40 juta rakyat Indonesia belum rasakan listrik
Kemarau panjang, PLTA Cirata dan Saguling setop operasi
Ekonomi lesu, pengamat minta Jokowi tunda proyek 35.000 MW
Pembangkit di Muara Karang padam, layanan di kelurahan terganggu
Warga kesal adanya pemadaman listrik di Jakarta dan Tangerang
BKPM klaim izin prinsip proyek kelistrikan capai 20.000 MW

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.