LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ingat tragedi tsunami Aceh, Menteri Susi menangis

Susi minta non government organization (NGO) dalam penanganan bencana bisa ditingkatkan.

2014-11-24 13:04:34
Menteri Kelautan dan Perikanan
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali terhanyut dalam peristiwa besar 10 tahun lalu yaitu bencana gempa dan tsunami Aceh. Susi yang terjun langsung di bencana mengingat betapa dahsyatnya bencana yang menelan 150.000 korban jiwa.

Membuka acara seminar internasional mengenang 10 tahun bencana gempa dan tsunami Aceh ini, Susi terlihat sesekali tertegun dan menghapus air matanya. Bahkan ketika konferensi pers, Susi masih mengelap mata dan hidungnya dengan tisu.

Dalam sambutannya, Susi menyebut korban jiwa bencana Aceh sangat besar dibandingkan kejadian Jepang karena tidak adanya peringatan dini tsunami. Kurangnya kesiapsiagaan masyarakat dan tidak adanya sarana dan prasarana evakuasi kawasan bencana.

Advertisement

"Dengan acara ini kita bisa melihat kemanusiaan, saling membantu. Ini pribadi dari pengalaman saya," kata Susi di di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/11).

Dalam acara ini, ditampilkan seni teater mengingat bencana tsunami di Meulaboh. Dalam teater ini, nama Susi kerap disebut sebagai orang yang pertama ke Meulaboh usai bencana. Dengan pesawat Susi air, Susi disebut orang yang pertama mengantarkan bantuan makanan mie instan di sana.

Susi berharap pemerintah bisa bekerja sama dengan pihak lain dalam menanggulangi bencana. "Adanya teknologi warning sistem, membangun rumah tahan gempa. Tapi harus melekatkan sisi bisnis untuk korban bencana. Jadi mereka bisa menghidupkan kembali perekonomian," tegasnya.

Advertisement

Lebih jauh Susi berharap dengan adanya seminar yang diselenggarakan KKP ini akan mendorong non government organization (NGO) dalam penanganan bencana bisa ditingkatkan. Selama ini organisasi non-profit itu hanya memberikan bantuan fisik.

Padahal, bantuan itu akan menjadi kesia-siaan jika tidak ada asistensi untuk menghidupkan perekonomian. "Nah kalau ngasih kapal ke nelayan, terus tidak ada yang beli (pasar), nelayan disuruh makan apa? Makan ikannya semua?" ungkap Susi.

Susi menilai salah jika NGO beranggapan mereka tidak bisa bersinergi dengan bisnis untuk menghidupkan ekonomi korban bencana. "Kan mereka katanya nonprofit organization enggak bisa kerjasama dengan bisnis. Saya pikir itu salah," tegasnya.

Baca juga:
Menteri Susi curhat raup sukses berkat tsunami Aceh
Kenangan Menteri Susi pada tsunami Aceh dan Pangandaran
Menteri Susi mengenang 10 tahun tsunami Aceh
Kontroversi wacana Jokowi-Susi tenggelamkan nelayan kapal asing
Malaysia ragu Indonesia berani tenggelamkan nelayan asing ilegal
5 Temuan mengejutkan Menteri Susi di laut Indonesia

(mdk/arr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.