Info Terbaru: Operasional Pabrik NPK PT PIM Kembali Normal Pasca Kebakaran
Api yang terdeteksi pukul 15.05 WIB berhasil dipadamkan pukul 15.59 WIB berkat kesigapan tim pemadam PIM bersama Pemko Lhokseumawe.
PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memastikan operasional Pabrik NPK telah kembali normal pada pukul 01.24 WIB, Sabtu 30 Agustus 2025, pasca insiden kebakaran di dinding luar gudang penyimpanan dan transfer tower pada Jumat sore, 29 Agustus 2025.
Api yang terdeteksi pukul 15.05 WIB berhasil dipadamkan pukul 15.59 WIB berkat kesigapan tim pemadam PIM bersama Pemko Lhokseumawe. Tidak ada korban maupun gangguan distribusi pupuk.
Penghentian operasional sementara selama 10 jam dilakukan sebagai langkah pengamanan. Kembalinya operasional ini menunjukkan komitmen PIM menjaga keselamatan kerja sekaligus memastikan ketersediaan pupuk NPK untuk wilayah Sumbagut sebagai bagian dari dukungan terhadap Ketahanan Pangan Nasional.
"Keselamatan karyawan dan keamanan fasilitas selalu menjadi prioritas utama kami. Kami bersyukur situasi dapat segera terkendali, sehingga pabrik bisa kembali beroperasi normal dalam waktu singkat,” ujar Muhammad Taufiq, Pgs. Sekretaris Perusahaan PT PIM.
Dengan kesigapan tersebut, PIM menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan operasional, meningkatkan standar keselamatan, dan memastikan layanan terbaik kepada para petani serta mitra usaha di seluruh wilayah pemasaran.
Lakukan Investigasi
Sebelumnya, Manajemen PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) masih melakukan investigasi terhadap peristiwa terbakarnya dinding gudang dan transfer tower pabrik NPK setempat yang terjadi pada Jumat (29/8) siang sekitar pukul 15:05 WIB.
"PIM saat ini melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran," kata Sekretaris Perusahaan PT PIM, Muhammad Taufiq seperti ditulis Antara, Sabtu (30/8).
Selain investigasi, perusahaan juga mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Sebagai informasi, PT PIM merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia yang bergerak di bidang industri kimia khususnya memproduksi pupuk urea, amoniak, NPK dan polivit.
Muhammad Taufiq mengatakan tim pemadam kebakaran PIM dan Pemkot Lhokseumawe dapat memadamkan api sebelum api menyebar luas, sekitar pukul 15:59 WIB.
"Sehingga, tidak meluas ke dalam gudang dan tidak menimbulkan kerugian yang signifikan," ujarnya.