LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Industri Semen Harap Mendapat Alokasi Batubara DMO

Direktur Utama PT Indocement, Christian Kartawijaya, mengharapkan agar industri semen mendapatkan bagian dari kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) Batubara. Sebab, saat ini batubara kalori rendah tengah naik harganya. Sejauh ini, hanya PT PLN (Persero) saja yang mendapatkan pasokan batubara DMO.

2019-05-22 11:54:46
produksi batubara
Advertisement

Direktur Utama PT Indocement, Christian Kartawijaya, mengharapkan agar industri semen mendapatkan bagian dari kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) Batubara. Sebab, saat ini batubara kalori rendah tengah naik harganya.

"Harga batubara lagi turun, tapi memang kita pakai low coal, lagi banyak saingan karena China lagi ban Australia coal. Kita punya coal cenderung naik," kata dia saat ditemui di Wisma Indocement, Jakarta, Selasa (21/5).

Pihaknya mencatat, pasca China menahan impor batubara dari Australia, terjadi kenaikan harga batubara kalori rendah Indonesia. Harga batubara kalori rendah yang sebesar USD 30 per ton di awal Januari naik menjadi USD 38 per ton di akhir Maret.

Advertisement

"Kita harapkan sebagai pemain semen, DMO, domestic market obligation, kita berharap pabrikan semen mendapat itu, domestic market obligation," ujarnya.

Sejauh ini, hanya PT PLN (Persero) saja yang mendapatkan pasokan batubara DMO. Pihaknya berharap bisa mendapat bagian dari DMO, sebab, industri semen merupakan konsumen batubara nomor dua setelah PLN.

"Karena kita juga salah satu yang konsumsi batubara yang cukup besar. Jadi yang paling besar kan PLN, yang kedua ya industri semen," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
Asosiasi Batubara Minta Penggunaan Kapal Bendera RI Dikaji Lebih Matang
Pengusaha Batubara RI Jalin Kerjasama Antisipasi Kebijakan China
Adaro Prediksi Harga Batubara Segera Stabil di USD 80 per Ton
Walhi Beberkan Dampak Buruk PLTU Batu Bara Terhadap Lingkungan
Penjelasan Lengkap Menko Luhut Mengenai Film Sexy Killers
Bukit Asam Incar Penjualan 2019 Naik 15 Persen Menjadi 28,38 Juta Ton
Indonesia Bakal Genjot Ekspor Minyak Sawit dan Batu Bara ke India

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.