Industri 4.0 Bakal Ciptakan 17 Juta Lapangan Kerja Baru
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa lewat peta jalan industri 4.0 tersebut penciptaan lapangan kerja dapat disumbang hingga mencapai 17 juta. Sehingga ini menjadi kesempatan emas bagi sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk bekerja diberbagai sektor industri.
Industri Indonesia telah memasuki era baru yang disebut revolusi industri 4.0. Hal ini dimulai sejak Presiden Joko Widodo meresmikan peta jalan atau roadmap yang disebut Making Indonesia 4.0 beberapa waktu lalu.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa lewat peta jalan tersebut penciptaan lapangan kerja dapat disumbang hingga mencapai 17 juta. Sehingga ini menjadi kesempatan emas bagi sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk bekerja diberbagai sektor industri.
"Menghadapi revolusi ini, peluang terciptanya lapangan kerja baru sampai 2030 itu bisa 17 juta. Dari situ, 4,5 juta dari sektor manufaktur, 12 juta service related turunan manufaktur. Jadi otomotif ada perbengkelan. Komputer ada operator," kata Menteri Airlangga saat ditemui di The Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/12).
Menteri Airlangga mengatakan, meski telah memasuki babak baru industri 4.0, namun beberapa industri sebelum-sebelumnya tidak juga dilupakan begitu saja. "Jadi Indonesia mungkin salah satu negara yang bergerak paralel dari revolusi industri 1,2,3,4. Kita pilah industrinya. Misalnya industri kecil menengah seperti kerajinan dan tenun itu bukan pakai mesin. Jadi pemerintah punya keberpihakan di sana," katanya.
Di samping itu, Menteri Airlangga juga menekankan agar masyarakat bisa memanfaatkan bonus demografi yang diperkirakan hingga mencapai 2030 mendatang. Sebab, selain industri 4,0, bonus demografi juga akan menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. "Berdasarkan pengalaman negara lain, pada saat mencapai bonus demografi, pertumbuhan ekonomi bisa paling tinggi karena usia produktif lebih banyak dari usia pensiun," jelasnya.
Baca juga:
Produktivitas Pekerja RI Kalah Dibanding Sri Lanka
Kritik Keras Faisal Basri Tentang Implementasi Industri 4.0 Bisa Genjot Ekspor
Strategi Pemerintah Bikin Startup RI Mendunia
Genjot Pendidikan Vokasi Untuk Industri 4.0, Pemerintah Revitalisasi SMK
Wapres JK Beberkan Tiga Kunci Genjot Ekonomi di Era Industri 4.0
Ini 6 Hambatan Pengembangan Industri 4.0 di Indonesia
Ini Analisa McKinsey Soal Peran Penting Industri 4.0 Untuk Ekonomi Nasional