LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Induk Usaha Rumah.com Tak Lanjutkan IPO di Australia

Ketidakpastian di pasar IPO saat ini menjadi alasan utama penarikan diri, meski telah mengalir dukungan kuat dari berbagai investor ternama di Australia dan dunia.

2019-10-24 12:09:26
bursa saham
Advertisement

Induk usaha Rumah.com, PropertyGuru Limited (PropertyGuru) memutuskan untuk tidak melanjutkan proses menjadi perusahaan terdaftar di Bursa Saham Australia-Australian Securities Exchange (ASX).

Ketidakpastian di pasar IPO saat ini menjadi alasan utama penarikan diri, meski telah mengalir dukungan kuat dari berbagai investor ternama di Australia dan dunia.

PropertyGuru tetap melanjutkan trend positif dalam kinerja perusahaan dan rencana bisnis ke depan. Saat ini Perusahaan tidak memerlukan dana segar untuk membiayai operasi bisnis yang berlangsung.

Advertisement

Lebih jauh, Perusahaan akan terus memperoleh dukungan penuh dari pemegang saham saat ini. TPG dan KKR bertindak sebagai pemegang saham utama dengan mewakili kepemilikan 58 persen. Keduanya tidak akan menjual share melalui IPO dan secara suka rela mempertahankan nilai aset mereka di PropertyGuru hingga Februari 2021 (voluntary escrow arrangement).

"Terlepas dari kuatnya keterlibatan calon investor selama proses ini berlangsung, Dewan dan pemegang saham memutuskan untuk tidak melanjutkan penawaran yang diterima saat ini. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan secara seksama sentimen di pasar IPO. Dalam hal perusahaan membutuhkan dukungan pendanaan baru untuk memperluas bisnis, kami memiliki basis pemegang saham yang berkomitmen untuk terus mendukung secara penuh dan akses yang terbuka ke pasar modal secara privat," ucap Chairman Perusahaan, Olivier Lim dikutip keterangannya.

Chief Executive Officer, Hari V Krishnan menyampaikan, selama beberapa tahun terakhir, pihaknya telah membangun bisnis serta tim yang berkomitmen penuh untuk menghadirkan transparansi dan efisiensi di pasar properti di Asia Tenggara.

Advertisement

"Tim kami tetap berpegang teguh untuk mencapai misi perusahaan. Hal ini didasari oleh besarnya kesempatan yang tersedia untuk kami, serta rekam jejak perusahaan dalam membangun pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan."

Baca juga:
Bos BEI Harap Semakin Banyak BUMN IPO di Pemerintahan Jokowi Periode II
Melantai di Bursa Saham, Lion Air Dikabarkan Incar Dana Segar Rp14,14 Triliun
Siap IPO, Lion Air Lakukan Mini Expose Pekan Depan
BEI: Ada 31 Calon Emiten Baru Hingga Akhir 2019
38 Perusahaan Melantai di Bursa Saham Hingga Akhir September 2019
Resmi IPO, Saham Telefast Indonesia Melonjak 50 Persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.