LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indonesia Bidik Negara Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Jadi Mitra Dagang

Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang menyiapkan beberapa pasar non-tradisional untuk menjadi mitra dagang Indonesia. Negara yang ditargetkan memiliki pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

2021-03-04 18:30:00
Kemendag
Advertisement

Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang menyiapkan beberapa pasar non-tradisional untuk menjadi mitra dagang Indonesia. Negara yang ditargetkan memiliki pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

"Presiden memberikan arahan untuk kita membuka pasar non-tradisional Jadi sebenarnya kita sudah menyiapkan beberapa yang sudah kita lihat dan pelajari, biasanya itu negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen," kata Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, dalam konferensi pers virtual pada Kamis (4/3).

Pasar potensial tersebut antara lain The Eurasian Economic Union (EAUE), yang di antaranya termasuk Rusia, Armenia, Belarus, Kirgizstan. Kedua, East African Community (EAC) yang beranggotakan Burundi, Kenya, Rwanda, South Sudan, Tanzania, dan Uganda.

Advertisement

Ketiga, Economic Community of West African States (ECOWAS) yang terdiri dari 15 negara di wilayah barat benua Afrika seperti Nigeria, Pantai Gading, dan Ghana. Keempat, Gulf Cooperation Council (GCC) yang beranggotakan enam negara di Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman.

Kelima, adalah negara-negara Amerika Latin yang tergabung dalam Mercosur.

"Ini adalah pasar-pasar non-tradisional yang akan menjadi target dari perjanjian perdagangan kita di masa akan datang," jelas Lutfi.

Advertisement

Pemerintah sudah menghubungi negara-negara tersebut, serta mempelajari kemungkinan membuka pasar-pasar baru non-tradisional.

"Ada beberapa negara yang memberikan respons positif, tapi ada yang belum menjawab sama sekali," tutur Lutfi.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mendag Lutfi Pastikan Indonesia Punya Tata Niaga yang Tertib
Airlangga Minta Kemendag Lirik Inggris Sebagai Tujuan Ekspor
Pemerintah Bentuk Dewan Penunjang Ekspor, ini Fungsinya
Kampanye Benci Produk Asing, Jokowi Diingatkan 6 Tahun Pembangunan Banyak Impor
Tolak Kampanye Benci Produk Luar, Produk Asing Harus jadi Motivasi Berkompetisi
Bos BKPM: Indonesia Kaya Tapi Tak Pernah Jadi 10 Besar Negara Pemain Global

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.