LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Imbas perang dagang China-AS, RI tak akan kebanjiran produk baja dari China

Direktur Logistik dan Pengembangan Usaha PT Krakatau Steel, Ogi Rulino mengatakan kebijakan pengenaan kenaikan tarif impor baja oleh Amerika terhadap produk China tidak perlu dikhawatirkan akan membanjiri pasar dalam negeri. Sebab, volume ekspor China terhadap Amerika tergolong kecil.

2018-04-18 20:34:51
Krakatau Steel
Advertisement

Direktur Logistik dan Pengembangan Usaha PT Krakatau Steel, Ogi Rulino mengatakan kebijakan pengenaan kenaikan tarif impor baja oleh Amerika terhadap produk China tidak perlu dikhawatirkan akan membanjiri pasar dalam negeri. Sebab, volume ekspor China terhadap Amerika tergolong kecil.

"China selama ini kan memang ekspor ke Amerika juga tidak banyak, kalau enggak salah mereka pengekspor ke 6 atau 7 ke sana. Jadi sekitar 5 juta ton per tahun. Jadi kekhawatiran baja-baja China masuk ke negara berkembang tidak relevan lagi," ujarnya di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (18/4).

Meskipun demikian, perang dagang ini menimbulkan kekhawatiran lain yang patut diantisipasi oleh beberapa negara mitra dagang kedua negara. Salah satunya, pengenaan tarif impor yang sama terhadap jenis barang yang masuk ke Amerika maupun China.

Advertisement

"Pada saat China melakukan juga (penerapan kenaikan tarif impor baja) kepada negara sekutu Amerika dan juga yang lain mitranya, ini akan ada demand yang berkurang," jelasnya.

Lebih lanjut, Ogi menambahkan pengaruh perang dagang China dan Amerika Serikat memang sempat membuat harga baja terkoreksi pada Februari lalu. Namun demikian, hal ini diyakini hanya akan bersifat sementara.

"Harga baja sampai Februari masih bagus. Tapi terkoreksi sedikit itu karena sentimen saja sebenarnya karena Trump melakukan pengenaan impor terhadap baja negara China dan segala macam tapi habis itu akan naik kembali. Kenapa, karena biasanya ada siklus," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
Luhut soal perang dagang China-AS: Indonesia terlalu besar untuk berpihak
Saran Bank Dunia untuk Indonesia hadapi ancaman perang dagang AS-China
Harga minyak dunia naik usai ketegangan AS-China berkurang
Perang dagang, China siapkan serangan balasan dengan menaikkan 106 tarif produk AS
Makin memanas, AS rilis daftar produk China dikenakan tarif tambahan 25 persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.