IHSG Dibuka Merah, Analis Rekomendasikan Saham BCA dan Telkom
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 17,62 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.598,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 4,09 poin atau 0,43 persen ke posisi 938,12.
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 17,62 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.598,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 4,09 poin atau 0,43 persen ke posisi 938,12.
CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham hari ini berada pada rentang 6.589 hingga 6.713. Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih memiliki potensi tekanan yang lebih besar dibanding dengan keinginan naiknya.
"Masih minimnya sentimen yang dapat mendongkrak kenaikan IHSG yang diakibatkan oleh perlambatan perekonomian, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pola gerak IHSG," kata William dalam riset harian, Jakarta, Selasa (16/11).
Selain dari pada itu, belum terdapatnya kenaikan arus capital inflow yang cukup signifikan serta dengan potensi adanya pembalikan arah dari harga komoditas yang sudah mengalami kenaikan cukup tinggi membuat pasar bergerak lebih konsolidatif.
"Hari ini IHSG berpeluang melemah," kata William.
Dalam perdagangan hari ini ada beberapa saham rekomendasi analis. Di antaranya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Astra International - Honda (ASII), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Baca juga:
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.661, 7 Saham Emiten ini jadi Rekomendasi Analis
IHSG Dibuka Hijau, 7 Saham Berikut jadi Rekomendasi Analis
MUI: Pemegang Saham Wajib Mengeluarkan Zakat
Wapres Ma'ruf Dorong OJK Lakukan Edukasi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Syariah
IHSG Dibuka di Zona Hijau, Berikut 7 Saham Rekomendasi Analis
Cimory Incar Dana Rp3,76 Triliun Lewat IPO, Digunakan untuk Apa?