IHSG Berpotensi Menguat Ditopang Sentimen Positif Kondisi Global
Menurutnya, IHSG akan ditutup cerah pada kisaran support di level 6.146-6.187 dan resistance di level 6.251-6.273.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak ke zona hijau di pasar saham hari ini, Jumat (27/9). Sentimen global cukup kondusif menopang penguatan indeks.
Analis PT Artha Sekuritas Dennies, Christoper Jordan menjabarkan, secara teknikal, indeks mengindikasikan potensi positif pada perdagangan hari ini.
Menurutnya, IHSG akan ditutup cerah pada kisaran support di level 6.146-6.187 dan resistance di level 6.251-6.273.
Kendati begitu, investor masih mencermati sentimen perekonomian dan politik global. "Terutama setelah China dan Amerika Serikat diperkirakan akan mempercepat persetujuan negosiasi dagang," ujarnya di Jakarta.
Hal senada juga diutarakan Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya. Dia menilai, IHSG akan ditransaksikan 6.056-6.278.
Dia menyebut, dalam jangka panjang indeks berada dalam pola uptrend (naik). Demikian juga dengan capital inflow yang masih tercatat secara year-to-date (ytd).
Hari ini menurut William, investor dapat mengoleksi saham BUMN seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Sementara itu, Dennies mencermati saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), serta saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
4 Dampak Demo Mahasiswa dan Pelajar Terhadap Ekonomi RI
IHSG Runtuh Akibat Kisruh Politik dalam Negeri
Menengok Dampak Demo Mahasiswa dan Kerusuhan Papua ke Ekonomi Indonesia
Sudah Jenuh Aksi Jual, IHSG Berpotensi Menguat Hari ini
Demo Mahasiswa di Gedung DPR Dinilai Ganggu Perdagangan Pasar Modal
IHSG Paling Loyo di Asia, Akibat Aksi Demo?