Hotel Bersejarah di KEK Sanur Gelar Pameran Batik, Tunjang Kunjungan Wisatawan Mancanegara Berkualitas
The Meru Bali Beach, satu-satunya hotel di KEK Sanur, berinovasi dengan pameran batik untuk menarik wisman berkualitas. Bagaimana strategi ini meningkatkan kunjungan ke kawasan kesehatan?
Denpasar, Bali – The Meru Bali Beach, sebuah hotel bersejarah yang berdiri sejak era Presiden Soekarno, kini mengambil peran penting dalam menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur. Sebagai satu-satunya akomodasi di tengah kawasan strategis ini, hotel yang dikelola BUMN InJourney tersebut aktif menggelar berbagai acara untuk menarik perhatian wisatawan. Salah satu inisiatif terbarunya adalah pameran busana batik yang bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional.
Acara pameran busana batik ini bukan sekadar perayaan, melainkan strategi terencana untuk mendatangkan wisatawan mancanegara berkualitas ke KEK Kesehatan Sanur. Melody Siagian, Director of Marketing Communications The Meru Bali Beach Hotel, menjelaskan bahwa pameran ini bertujuan memperkenalkan kawasan tersebut kepada target pasar yang tepat. Wisatawan asing, terutama dari Australia, Singapura, Eropa, Amerika, dan Korea, dikenal sangat menggemari batik.
Melalui pameran ini, The Meru Bali Beach berharap dapat memuaskan minat para tamu yang sudah ada sekaligus menarik kedatangan wisatawan baru. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya, seperti pameran kebudayaan CHANDI 2025 bersama Kementerian Kebudayaan. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen hotel dalam mendukung pengembangan KEK Kesehatan Sanur yang baru diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Strategi Unik Hotel KEK Sanur Menarik Wisatawan
The Meru Bali Beach secara proaktif berupaya menunjang KEK Kesehatan Sanur dengan berbagai kegiatan inovatif. Melody Siagian menegaskan, “Peran kami menunjang KEK Kesehatan Sanur, sebagai properti yang ada di sini kami ingin mendatangkan kualitas turis yang lebih baik untuk Bali.” Ini bukan hanya tentang mengisi kamar hotel, tetapi juga tentang meningkatkan citra dan daya tarik KEK Sanur secara keseluruhan.
Pameran dan peragaan busana batik dipilih karena memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan mancanegara. Wisatawan asing, yang selama ini menggemari batik, menjadi target utama. Kesempatan ini dimanfaatkan pihak hotel untuk memperkenalkan KEK Kesehatan Sanur dan fasilitasnya kepada calon pengunjung. Okupansi hotel saat ini mencapai 80 persen, didominasi oleh wisatawan domestik, Australia, Korea, China, dan Eropa, menunjukkan potensi besar untuk menarik lebih banyak wisman.
Dengan menghadirkan pameran busana batik, The Meru Bali Beach berharap dapat memenuhi keinginan mereka yang mencari pengalaman budaya otentik. Hotel di KEK Sanur ini melihat batik sebagai jembatan budaya yang efektif. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan berkualitas yang tidak hanya menikmati fasilitas hotel, tetapi juga mengenal lebih jauh potensi KEK Kesehatan Sanur.
Batik Modern: Daya Tarik Baru di KEK Kesehatan Sanur
Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke KEK Kesehatan Sanur, khususnya yang berdampingan langsung dengan Pantai Sanur, sering mencari pakaian batik model santai. Mereka menginginkan batik yang bisa digunakan untuk berlibur atau aktivitas sehari-hari, bukan hanya untuk acara formal. Motif parang dengan bahan sejuk menjadi salah satu yang paling laris diminati oleh para turis.
Melihat tren ini, The Meru Bali Beach mengusung tema pameran "Srikandi By The Sea". Pameran ini menampilkan 10 model busana batik dan 10 model kain kebaya Bali yang didesain oleh dua desainer Tanah Air, Debby Fauziyanto dan Yunita Harun. Desain-desain ini sengaja dibuat dengan sentuhan modern agar batik dapat diterima oleh generasi muda dan dapat dipakai dalam berbagai kesempatan.
Melody Siagian menjelaskan, "Batik ini bagian dari Indonesia, saat ini agar bisa masuk ke generasi yang lebih muda harus ada sentuhan moderen, jadi bisa dipakai tidak hanya pada acara khusus tapi sehari-hari, kami ingin menunjukkan ini baju-baju yang bisa dipakai di Bali, pakaian resor kasual.” Inisiatif ini menunjukkan bahwa hotel di KEK Sanur tidak hanya menyediakan akomodasi, tetapi juga menjadi platform promosi budaya dan ekonomi kreatif.
Melalui pameran batik modern ini, The Meru Bali Beach yakin dapat memenuhi kebutuhan wisatawan mancanegara yang datang ke KEK Kesehatan Sanur. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik agar wisatawan berkualitas semakin mengenal kawasan yang memiliki potensi besar ini. Dengan demikian, hotel ini tidak hanya berfungsi sebagai penginapan, tetapi juga sebagai duta pariwisata dan budaya Indonesia.
Sumber: AntaraNews