LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hingga triwulan I, PT PP kantongi kontrak Rp 3,5 triliun

Salah satu proyek besarnya mencakup pembangunan mal di Sawangan, Depok senilai Rp 896 miliar.

2014-03-28 21:31:00
Properti
Advertisement

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) telah mendapatkan kontrak bisnis senilai Rp 3,5 triliun mendekati akhir triwulan I tahun ini. Beberapa proyek yang besar, mencakup pembangunan mal di Sawangan Depok senilai Rp 896 miliar, serta hotel di Nusa Tenggara Timur seharga Rp 318 miliar.

Kontrak yang ada sekarang, menurut Direktur Keuangan PT PP Tumiyana, belum mencapai sepertiga dari target perseroan. "Kami mengharapkan perolehan kontrak baru tahun ini Rp 24 triliun," ujarnya selepas Rapat Umum Pemegang Saham di Jakarta, Jumat (28/3).

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini banyak mendapatkan kontrak untuk membangun kawasan perumahan dan hotel. Selain yang telah disebutkan, Tumiyana memaparkan bahwa mereka mendapat hak pembangunan Pinacle Residence di Semarang senilai Rp 200 miliar. Ada pula kontrak membangun Wang Residence Citicon di Jakarta, dengan nilai Rp 400 miliar. Salah satu proyek yang agak menyempal adalah pembangunan jalan tol ruas Gempol-Porong, seharga Rp 117 miliar.

"Target untuk pendapatan tahun ini sebesar Rp 16 triliun," kata Tumiyana.

Perseroan menargetkan nilai kontrak yang meningkat, karena terbukti pelbagai proyek baru memberi kontribusi positif pada kinerja perusahaan. Laba bersih tahun lalu tercatat Rp 240 miliar, alias melonjak 35 persen dibanding 2012.

Untuk diketahui, tahun lalu perusahaan pelat merah ini menggarap beberapa proyek infrastruktur bernilai miliaran. Misalnya, Hotel Samudra-Cilegon, Apartemen Nifaro, St Moritz, The Kencana, Jalan Tol Cikampek-Palimanan, Tunjungan Plaza V Surabaya, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, serta rel kereta api di Sumatra Selatan pesanan PT KAI.

Baca juga:
Catat laba 2013 Rp 420 M, PT PP bagi dividen Rp 126 M
Pengusaha properti tolak rencana BRI dan Bank Mandiri caplok BTN
Sektor properti kerap curangi pembayaran pajak
Investasi properti bodong, 800 nasabah kena tipu Rp 1,3 triliun
Bangun hotel terhubung mal, Adhi Karya jadi operator sendiri

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.