LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Hati-Hati, Aplikasi di HP Android Ini Bisa Bobol Rekening dan Curi Kode OTP Anda

Beberapa aplikasi di perangkat Android terbukti mengandung malware yang dirancang khusus untuk mencuri informasi penting seperti kredensial login, kode OTP.

Jumat, 11 Apr 2025 21:00:00
pembobolan rekening
Hati-Hati, Aplikasi di HP Android Ini Bisa Bobol Rekening dan Curi Kode OTP Anda (merdeka.com)
Advertisement

Indonesia Anti-Scam Center (IASC) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima sebanyak 79.969 laporan kasus penipuan finansial atau penipuan keuangan hingga akhir Maret 2025.

Adapun total kerugian dana dari kasus-kasus yang telah dilaporkan mencapai Rp1,7 triliun. Sementara itu, total dana milik korban yang telah berhasil diblokir oleh OJK melalui IASC mencapai Rp134,7 miliar.

Kerugian atau penipuan keuangan bisa saja terjadi melalui aplikasi di handphone atau HP. Penggunaan aplikasi mobile semakin meningkat, termasuk aplikasi yang berhubungan dengan keuangan. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat ancaman serius berupa aplikasi yang dapat membobol rekening bank.

Beberapa aplikasi di perangkat Android telah terbukti mengandung malware yang dirancang khusus untuk mencuri informasi penting seperti kredensial login, kode OTP, dan data pribadi lainnya.

Advertisement

Malware ini dapat menyebar melalui berbagai cara, termasuk tautan mencurigakan dalam pesan SMS (smishing), iklan online yang berbahaya, atau melalui unduhan aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk lebih berhati-hati dalam memilih aplikasi yang akan diinstal.

Beberapa contoh aplikasi yang telah diketahui mengandung malware berbahaya antara lain HexaPop Link 2248, Macaron Match, Macaron Boom, Jelly Connect, dan banyak lagi. Daftar aplikasi berbahaya ini terus diperbarui seiring dengan penemuan baru oleh para ahli keamanan siber.

Advertisement

Aplikasi dengan Malware Berbahaya

Salah satu malware yang patut diwaspadai adalah BingoMod. Malware ini mampu membobol aplikasi mobile banking dan mencuri uang dari rekening korban. Yang lebih mengejutkan, BingoMod menyamarkan dirinya sebagai aplikasi keamanan untuk mengelabui pengguna agar tidak curiga.

Aplikasi lain yang juga berbahaya termasuk Dink Messenger, Info Sim, dan Defcom. Aplikasi-aplikasi ini dapat mengekstrak kontak, lokasi GPS, dan file dari berbagai aplikasi pesan. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua aplikasi di Google Play Store aman, meskipun Google Play Protect memberikan perlindungan dasar.

Tips Melindungi Diri dari Aplikasi Berbahaya

Untuk melindungi diri dari ancaman aplikasi berbahaya ini, ada beberapa langkah yang dapat diambil:

  1. Unduh aplikasi hanya dari sumber terpercaya: Google Play Store adalah sumber yang relatif aman, tetapi tetap periksa ulasan dan peringkat aplikasi sebelum mengunduhnya.
  2. Periksa izin aplikasi: Sebelum menginstal aplikasi, periksa izin yang diminta. Jika aplikasi meminta izin yang tidak relevan dengan fungsinya, sebaiknya jangan instal.
  3. Perbarui sistem operasi dan aplikasi: Pastikan sistem operasi Android dan aplikasi Anda selalu diperbarui ke versi terbaru, karena pembaruan seringkali berisi perbaikan keamanan yang penting.
  4. Gunakan antivirus dan anti-malware: Instal dan gunakan aplikasi antivirus dan anti-malware yang terpercaya untuk memindai perangkat secara berkala.
  5. Jangan klik tautan mencurigakan: Hindari mengklik tautan yang mencurigakan dalam pesan SMS, email, atau media sosial.
  6. Gunakan kata sandi yang kuat: Buatlah kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun online, termasuk mobile banking.
  7. Aktifkan verifikasi dua faktor (2FA): Ini akan menambahkan lapisan keamanan tambahan pada akun penting Anda.
  8. Waspada terhadap penipuan: Bank atau lembaga keuangan yang sah tidak akan meminta informasi pribadi melalui email atau SMS.

Pentingnya Kewaspadaan

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban aplikasi berbahaya yang dapat membobol rekening bank Anda. Kewaspadaan dan tindakan pencegahan adalah kunci untuk menjaga keamanan keuangan Anda.

Advertisement

Ingatlah bahwa dunia digital memiliki banyak risiko, dan sebagai pengguna, Anda harus proaktif dalam melindungi diri. Selalu periksa aplikasi yang akan diunduh dan pastikan untuk tidak memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Berita Terbaru
  • Asal Usul Kawanan Begal yang Beraksi di Jakarta Mayoritas Berasal dari Wilayah Sumatra
  • Frans Putros, Bek Persib, Berpeluang Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Irak
  • Rajawali Medan Resmi Lepas Pelatih Efri Meldi dan Asisten Yo Sua Usai Gagal Playoff IBL
  • Dibantu Penerjemah, 40 WNA Tersangka Kasus Judi Online di Hayam Wuruk Diperiksa Bertahap
  • Mentan Pecat ASN Kementan Terlibat Penyelewengan Anggaran Rp500 Juta, Kini DPO
  • berita paham
  • konten ai
  • pembobolan rekening
  • rekening dibobol
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
I
Reporter Idris Rusadi Putra
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.