LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hari pertama, TEI bukukan kontrak dagang mencapai Rp 2,3 T

"Kita harus mengapresiasi kinerja para wakil perdagangan kita di luar negeri karena berhasil membawa buyers yang diharapkan dapat mendorong kinerja ekspor kita."

2016-10-12 20:04:46
Trade Expo Indonesia
Advertisement

Hari pertama, Trade Expo Indonesia (TEI) ke-31 berhasil membukukan kontrak dagang USD 178,7 juta atau setara Rp 2,32 triliun. Sesi pertama penandatanganan kontrak misi pembelian telah dibukukan USD 97,2 juta. Sedangkan, sesi kedua dilakukan kontrak sebesar USD 69,3 juta.

"Tadi baru saja Siam Cement bersama Adaro melakukan kesepakatan transaksi jual beli batubara USD 12 juta," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di JiExpo, Jakarta, Rabu (12/10).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Arlinda, mengatakan Malaysia menjadi negara yang paling banyak meneken kontrak pembelian pada sesi kedua penandatanganan kontrak buying mission di TEI ini. Total kontrak beli yang disepakati Malaysia yaitu sebesar USD 58,6 juta.

Advertisement

"Yang diminati Malaysia sebagian besar adalah produk makanan dan minuman (mamin)," katanya.

Sementara itu, tiga perusahaan importir Belgia juga menyepakati kontrak pembelian dengan tiga perusahaan eksportir Indonesia dengan total senilai USD 4,5 juta.

Produk-produk yang diminati yaitu furnitur dan dekorasi rumah yang disepakati pembeliannya oleh Barabas BVBA dari CV Ethno Solo. Kemudian, produk makanan laut olahan dibeli oleh Indobite BVBA dari PT Sekar Bumi. Terakhir, Javanusa Sprl sepakat membeli kopi dari PT Javanero Indonesia Arta.

Advertisement

"Furnitur Indonesia juga tak kalah menarik perhatian para buyers. Tercatat, Taiwan dan Singapura menyepakati pembelian furnitur dengan total senilai USD 6 juta,” kata Arlinda.

Dia juga mengatakan perusahaan Nigeria, Faustigral Service Ltd, juga membeli produk farmasi dari PT PIM Pharmaceutical dengan nilai kontrak tersebut senilai USD 200.000.

"Kita harus mengapresiasi kinerja para wakil perdagangan kita di luar negeri karena berhasil membawa buyers yang diharapkan dapat mendorong kinerja ekspor kita," pungkasnya.

Baca juga:
OTT Kemenhub bikin Mendag lebih waspada terhadap pungli
Tingkatkan daya saing, Pemerintah minta UKM ciptakan produk baru
Kemendag minta pengusaha pelayaran rampungkan izin sebelum impor
Mendag bolehkan gula buat industri dijual langsung ke masyarakat
Mendag: Industri makanan dan minuman jangan dagang gula
Ini cara Mendag tingkatkan diversifikasi produk untuk genjot ekspor
Kemendag cabut izin impor jika tak sebar sapi secara merata

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.