Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp5.000, Cek Rincian Lengkapnya
Harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari Senin, 18 Mei 2026.
Harga emas yang ditawarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada hari Senin, 18 Mei 2026. Pada hari ini, harga emas Antam tercatat turun sebesar Rp 5.000, sehingga dipatok pada harga Rp 2.764.000 per gram. Menurut informasi dari laman logammulia.com, harga emas Antam sebelumnya berada di angka Rp 2.769.000 per gram. Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan, yakni turun Rp 7.000 menjadi Rp 2.569.000 per gram. Penting untuk dicatat bahwa harga buyback adalah harga yang akan diterima jika Anda menjual emas kepada Antam.
Sejarah mencatat bahwa harga emas Antam pernah mencapai rekor tertinggi pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan harga Rp 3.168.000 per gram. Pada saat yang sama, harga buyback emas Antam juga berada di angka Rp 2.989.000 per gram. Data mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, yang merupakan unit bisnis dari PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, informasi yang disajikan memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang tinggi untuk publik.
Daftar Harga Emas Antam
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.432.000
- Harga emas 1 gram: Rp 2.764.000
- Harga emas 2 gram: Rp 5.478.000
- Harga emas 3 gram: Rp 8.199.000
- Harga emas 5 gram: Rp 13.635.000
- Harga emas 10 gram: Rp 27.190.000
- Harga emas 25 gram: Rp 67.810.000
- Harga emas 50 gram: Rp 135.455.000
- Harga emas 100 gram: Rp 270.760.000
- Harga emas 250 gram: Rp 676.590.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.352.000.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.704.600.000
Alami Fluktuasi
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan bahwa harga emas dan logam mulia akan mengalami fluktuasi dalam perdagangan pekan ini. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai sentimen global yang dapat menyebabkan penguatan maupun pelemahan harga. Menurut Ibrahim, pada Sabtu pagi pekan lalu, harga emas dunia ditutup di level USD 4.538 per troy ounce, sementara harga logam mulia berada di Rp 2.769.000 per gram. Ia memperkirakan bahwa pergerakan harga emas dunia dalam waktu dekat akan berada dalam rentang support dan resistance yang cukup lebar.
"Apabila melemah, support pertama itu di USD 4.444 per troy ounce, ulangi USD 4.444 per troy ounce. Kemudian untuk logam mulianya kemungkinan besar turun Rp 20.000, di Rp 2.749.000 per gram," ujar Ibrahim dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Di sisi lain, ia juga melihat bahwa peluang penguatan harga emas masih ada. Jika sentimen pasar mendukung, harga emas berpotensi naik ke area USD 4.639 hingga mendekati USD 4.800 per troy ounce, sementara harga logam mulia domestik dapat bergerak menuju Rp 2.880.000 per gram.
Ia menambahkan bahwa arah pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk situasi di Selat Hormuz. Selain itu, dinamika perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat juga akan berperan penting dalam menentukan arah harga emas ke depan.
Rupiah Diprediksi Terus Melemah
Menurut Ibrahim, permintaan emas dari bank sentral di seluruh dunia serta investor ritel masih berperan sebagai faktor penting yang mendukung harga, terutama saat terjadi koreksi harga.
"Sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat bahwa ini kesempatan terbaik bagi masyarakat untuk melakukan mengoleksi logam mulia sebagai investasi," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah yang diperkirakan akan terus berlanjut dapat menahan penurunan harga logam mulia di pasar domestik. Dengan demikian, pergerakan harga emas pada pekan depan diperkirakan akan tetap dinamis, dengan peluang untuk naik maupun turun yang sama-sama terbuka.