Hal-Hal yang Harus Kaum Milenial Ketahui Sebelum Punya Asuransi
Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, asuransi sangat penting dimiliki semua orang di segala usia. Termasuk bagi generasi milenial yang masih memiliki banyak kegiatan, sehingga membutuhkan perlindungan lebih.
Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, asuransi sangat penting dimiliki semua orang di segala usia. Termasuk bagi generasi milenial yang masih memiliki banyak kegiatan, sehingga membutuhkan perlindungan lebih.
"(Pentingnya asuransi) penting sekali, mengingat mimpinya banyak, keinginannya banyak, namun juga ada resiko di setiap perjalanannya, banyak kasus klaim yang dipikir akan terjadi di masa tua, ternyata sekarang kita (Allianz) lihat terjadi di masa-masa lebih muda," ujar Karin, di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/1).
Untuk milenial yang baru mau memulai berasuransi, ada banyak hal yang harus diketahui agar produk asuransi sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya berkonsultasi dengan ahli keuangan atau financial expert.
Hal itu diperlukan untuk memudahkan milenial dalam mengerti produk yang cocok dengan kebutuhannya dan keunggulan yang dibutuhkan. "Biar tidak bingung, (konsultasikan) produk apa yang cocok, dan keunggulannya bagaimana, pembayaran preminya seperti apa, perlu dibantu kan," imbuhnya.
Menurutnya, konsultasi juga dibutuhkan karena melihat kebutuhan dan keadaan setiap orang berbeda. "Incomenya (pemasukan keuangannya) berbeda, kebutuhan berbeda. Jadi (saat memutuskan untuk berasuransi, disarankan untuk bertemu relationship manager," papar Karin.
Kemudian Karin menambahkan untuk membuat rencana asuransi yang ingin diprioritaskan. "Mau mengalokasikan kemana dulu nanti, entah dana darurat atau asuransi, kemudian nanti dialokasikan produk yang tepat," tandasnya.
Reporter Magang : Nurul Fajriyah
Baca juga:
Di Rapat Panja Komisi VI, Erick Thohir Sampaikan Langkah Penyelamatan Jiwasraya
Pengamat: Negara Tak Perlu Keluar Uang Selamatkan Jiwasraya, Termasuk PMN
Perusahaan Asuransi Gagal Bayar, Taspen Pamer 3 Tahun Dapat Opini WTP
Panja Jiwasraya Target Rekomendasi Pengembalian Dana Nasabah Selesai Jelang Lebaran
Asuransi Jasindo Bidik Premi Rp6,46 Triliun di 2020
Kasus Jiwasraya dan Bumiputera Dituding Runtuhkan Kredibilitas OJK