LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gubernur BI yakin Indonesia jauh dari krisis

Kondisi fiskal Indonesia dalam 12 tahun terakhir terbilang stabil. Indikatornya, defisit anggaran tidak lebih 3 persen.

2015-08-26 17:09:46
Krisis ekonomi
Advertisement

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meyakini Indonesia masih jauh dari krisis ekonomi. Walaupun nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) memang tengah melemah, bahkan sudah melebihi Rp 14.000 per USD.

"Antara BI dan pemerintah pusat maupun daerah, sebelum re-shuffle sudah bekerjasama. Yang penting terus (optimis) dari pelaku usaha. Kita jauh dari krisis," tegasnya di Jakarta, Rabu (26/8).

Untuk membangun optimisme di kalangan pelaku ekonomi, dibutuhkan konsistensi pemerintah menggenjot pertumbuhan ekonomi. Salah satu caranya mempercepat pencairan APBN 2015 untuk program pembangunan infrastruktur.

Advertisement

"Bangun infrastruktur, supaya bisa memberikan sinyal positif bagi industri. Kalau (belanja modal) dikeluarkan, kan akan memancing (sektor-sektor) yang lain untuk bergerak," terangnya.

Mantan menteri keuangan era SBY ini mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah dengan mengubah pola belanja anggaran, dari konsumtif ke produktif. Langkah ini positif untuk memperbaiki perekonomian yang tengah terdampak penguatan dolar.

"Ada rencana (pengembangan) infrastruktur dan tetap memberikan bantuan sosial dan transfer daerah, itu bagus sekali," ujarnya.

Advertisement

Dia mengingatkan, kondisi fiskal Indonesia dalam 12 tahun terakhir terbilang stabil. Indikatornya, defisit anggaran tidak pernah lebih dari 3 persen. "Bahkan, selalu terjaga tidak lebih dari 2,5 persen,"‎ tutupnya.

Baca juga:
Agus Marto soal ekonomi terkini: Kami tidak khawatir, saya nyaman
Tekanan global berlanjut, BI siap antisipasi agar Rupiah tak keok
Ekonomi lesu, Rusia janji tak mundur dari proyek kereta Kalimantan
Cegah pengangguran, pemerintah diminta hati-hati naikkan tarif cukai
Jokowi ajak rakyat beli produk lokal atasi rupiah melemah
Kedelai makin mahal, pengusaha tahu di Aceh terancam gulung tikar

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.