Gubernur Bank Indonesia: Kita Masih Ada Ruang Untuk Penurunan Suku Bunga
Bank Indonesia (BI) terus menerapkan kebijakan akomodatif guna menstimulus pertumbuhan ekonomi. Salah satunya membuka ruang lebar untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya di tahun ini. Tahun ini pihaknya optimistis untuk menjaga stabilitas keuangan dalam negeri.
Bank Indonesia (BI) terus menerapkan kebijakan akomodatif guna menstimulus pertumbuhan ekonomi. Salah satunya membuka ruang lebar untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya di tahun ini.
"Kami sudah memberikan forward guidance, kita masih ada ruang untuk kebijakan akomodatif. Baik itu dengan melonggarkan likuiditas ataupun penurunan suku bunga," tutur Gubernur BI Perry Warjiyo dalam ulang tahun Kemenko Bidang Perekonomian ke-54 di Jakarta, Jumat (9/8).
Perry melanjutkan, meski pada tahun lalu BI agak sulit menerapkan kebijakan moneter. Tahun ini pihaknya optimistis untuk menjaga stabilitas keuangan dalam negeri.
"Tahun lalu memang agak sulit BI manuver di kebijakan moneter. Tapi kedepan pertumbuhan ekonomi kita akan terus naik. Transformasi ekonomi dengan 3 kunci yaitu optimistis, policy mix, dan sinergi," paparnya.
"Kami sudah buktikan pelonggaran dengan penurunan suku bunga atau pun penurun Giro Wajib Minimum (GWM)," tambah bos Bank Indonesia tersebut.
Reporter: Bawono Yadika Tulus
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Indef: BI Harus Turunkan Suku Bunga Acuan Lagi
Profil Destry Damayanti Deputi Gubernur Senior BI yang Baru
Bank Indonesia Buka Ruang Longgarkan Likuiditas Perbankan
Genjot Investasi, Bank Indonesia Beri Sinyal Turunkan Kembali Suku Bunga Acuan
Destry Damayanti: BI Siap Sinergi dengan DPR, OJK dan Pemerintah Jaga Stabilitas
BI Catat Cadangan Devisa Akhir Juli 2019 Meningkat Menjadi USD 125,9 Miliar
Usai Dilantik, Destry Damayanti Langsung Ikut Rapat di Bank Indonesia