Bank Indonesia Buka Ruang Longgarkan Likuiditas Perbankan
Merdeka.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, BI akan menerapkan kebijakan yang sifatnya lebih akomodatif saat ini. Salah satunya, ialah membuka ruang lebar untuk pelonggaran likuiditas bank guna mendorong pertumbuhan kredit perbankan.
Karakteristik kebijakan akomodatif Bank Indonesia menyesuaikan dengan ketidakpastian perekonomian global yang kini terjadi.
"Dengan bauran kebijakan moneter, BI akan terus buka ruang untuk likuditas domestik sehingga bisa tumbuh perbankan dan juga kantor wilayah ada 46 dan dengan kanwil ini BI berkomitmen menjaga inflasi didaerah bisa supaya terkendali," tuturnya di Gedung MA, Rabu (7/8).
Destry melanjutkan, ketidakpastian global memang masih menjadi tantangan untuk perekonomian Indonesia. Apalagi itu diperparah dengan naik-turunnya tensi dagang antara Amerika Serikat (AS)-China.
"Perekonomian ke depan tidak mudah banyak tantangan global, misalnya perkembangan trade war seminggu terakhir masih ketidakpastian. Kemudian depresiasi terhadap dolar cukup signifikan. Perlu kita waspadai dan monitor bagaimana perkembangan yang terjadi di ekonomi global," paparnya.
Dia pun melanjutkan, ekonomi domestik masih memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi. Sebab itu, pihaknya menegaskan BI selaku bank sentral akan menerapkan kebijakan akomodatif untuk menjaga sekaligus menstimulus pertumbuhan ekonomi.
"Jadi kita berharap BI bisa lebih berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga karena ini bukan hanya fenomena moneter saja tapi juga sektor riil yakni sisi supply and demandnya," tambah dia.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya